JakOnline - Hay kebanggaan, apa kabar? Rasanya baru
kemarin kita berkenalan, baru kemarin saya mengenalkan mu dengan
lingkungan sekitar, tapi nyatanya hari ini hari kesekian kalinya kita
merayakan ulang tahun mu bersama.
Selamat ulang tahun kamu dihari ini. Maaf saya tidak dapat memberikan hadiah, apalagi kejutan istimewa, namun saya berjanji diatas cinta ini. Saya akan selalu setia mengiringi kamu selamanya.
Hari ini tidak sedikit para pencinta mu yang merayakan ulang tahun mu. Jujur saja saya cemburu, melihat mereka berlomba-lomba memberikan yang terbaik di ulang tahun mu. Mulai dari berkeliling kota dengan atribut kebanggaan, membuatkan kue, memasang bendera didepan rumah, dan hal-hal yang mungkin terlihat kecil tapi menjadi besar karena cinta didalamnya. Memang bukan perkara mudah mencintai sesuatu yang juga dicintai banyak orang.
Bukankah cinta tidak selalu manis? Mungkin waktunya kurang tepat, namun saya ingin bertanya dengan mu. Diusia tua ini, masihkah kamu tangguh menghadapi kompetisi?
Siapkah kamu mengikuti kompetisi musim depan? Sanggupkah kamu bertahan untuk selamanya?
Hampir disetiap ulang tahun mu saya selalu berharap. Berbagai harapan yang saya tuangkan lewat tulisan mungkin bisa jadi mewakili orang-orang yang juga mencintai mu. Harapan itu memang selalu indah walau kenyataanya belum bisa dirasakan.
Persija masihkah kamu kuat, siap, dan tangguh untuk mewujudkan harapan-harapan ini?
Bukan karena saya ragu atau tak cinta lagi, tapi sesungguhnya rasa cinta yang membuat saya tak sungkan untuk menanyakan hal ini. Katakanlah apabila kamu lelah. Bicarakanlah segala bebanmu, jelaskanlah yang sesungguhnya terjadi. Persija, bangkitlah. Coba dengarkan saya sejenak. Jika telinga mu sudah cukup lelah coba dengarkan semua ini dengan hati. Hati yang sama untuk kembalinya cerita ditahun 2001.
Selamat ulang tahun tim kebanggaan, yang selalu membanggakan walau juga terkadang memberi luka.
Selamat ulang tahun tim kebanggaan, yang belakangan ini sedang sakit dan belum kunjung bangkit.
Selamat ulang tahun tim kebanggaan, yang ku janjikan untuk terus bersama walau juara hingga detik ini masih tak kunjung didapatkan.
Selamat 86 Tahun Persija Jakarta.
Penulis : Elke
Selamat ulang tahun kamu dihari ini. Maaf saya tidak dapat memberikan hadiah, apalagi kejutan istimewa, namun saya berjanji diatas cinta ini. Saya akan selalu setia mengiringi kamu selamanya.
Hari ini tidak sedikit para pencinta mu yang merayakan ulang tahun mu. Jujur saja saya cemburu, melihat mereka berlomba-lomba memberikan yang terbaik di ulang tahun mu. Mulai dari berkeliling kota dengan atribut kebanggaan, membuatkan kue, memasang bendera didepan rumah, dan hal-hal yang mungkin terlihat kecil tapi menjadi besar karena cinta didalamnya. Memang bukan perkara mudah mencintai sesuatu yang juga dicintai banyak orang.
Bukankah cinta tidak selalu manis? Mungkin waktunya kurang tepat, namun saya ingin bertanya dengan mu. Diusia tua ini, masihkah kamu tangguh menghadapi kompetisi?
Siapkah kamu mengikuti kompetisi musim depan? Sanggupkah kamu bertahan untuk selamanya?
Hampir disetiap ulang tahun mu saya selalu berharap. Berbagai harapan yang saya tuangkan lewat tulisan mungkin bisa jadi mewakili orang-orang yang juga mencintai mu. Harapan itu memang selalu indah walau kenyataanya belum bisa dirasakan.
Persija masihkah kamu kuat, siap, dan tangguh untuk mewujudkan harapan-harapan ini?
Bukan karena saya ragu atau tak cinta lagi, tapi sesungguhnya rasa cinta yang membuat saya tak sungkan untuk menanyakan hal ini. Katakanlah apabila kamu lelah. Bicarakanlah segala bebanmu, jelaskanlah yang sesungguhnya terjadi. Persija, bangkitlah. Coba dengarkan saya sejenak. Jika telinga mu sudah cukup lelah coba dengarkan semua ini dengan hati. Hati yang sama untuk kembalinya cerita ditahun 2001.
Selamat ulang tahun tim kebanggaan, yang selalu membanggakan walau juga terkadang memberi luka.
Selamat ulang tahun tim kebanggaan, yang belakangan ini sedang sakit dan belum kunjung bangkit.
Selamat ulang tahun tim kebanggaan, yang ku janjikan untuk terus bersama walau juara hingga detik ini masih tak kunjung didapatkan.
Selamat 86 Tahun Persija Jakarta.
Penulis : Elke
JakOnline - Beban berat dihadapi pelatih baru Persija Jakarta. Setelah diresmikan oleh manajemen 27/11 di Kantor Persija, Rahmad Darmawan harus bisa bawa Persija lebih baik dari musim sebelumnya. Beberapa susunan acara sudah di tata pria 48 tahun sebelum kompetisi ISL dimulai.
“Kemarin manajemen katanya akan lakukan latihan awal dimulai pada tangga 15 Desember. Namun saya ajukan latihan sudah bisa dilaksanakan 8 Desember,” tutur Rahmad Darmawan saat ditemui JakOnline.
Selain itu, Persija yang sebelumnya latihan di POR Sawangan harus pindah dikarenakan lapangan di daerah Depok itu akan dipakai timnas untuk berlatih. Namun Macan Kemayoran sudah mendapat tempat latihan pengganti.
“Kita tidak lagi latihan di Sawangan. Soalnya selain sedang di renovasi itu nantinya akan dipakai timnas untuk berlatih. Tapi kita sudah dapat gantinya di daerah Depok. Lapangannya bagus dan belum ada setahun jadi,” tutup mantan pelatih Persebaya.
Penulis : Dewa Editor : Zani
“Nanti katanya kita akan kedatangan pemain baru. Terutama pemain asing. Katanya pemain yang bermain di Eropa akan bermain di Persija nanti,” ungkap Rahmad Darmawan arsitek anyar Persija.
Martin Vunk, pemain timnas Estonia, salah satu nama yang disebut RD akan bergabung bersama Persija musim depan. Selain itu, Fabiano Beltrame sepertinya akan hengkang. Itu kabar yang saya terima, tambah pelatih yang akrab disapa RD.
Namun bila manajemen mendatangkan pemain datangkan pemain asing baru dari Eropa, pelatih jebolan Persija ini meminta pemain tersebut segera datang.
“Kalau benar saya berharap pemain itu datang Desember lah. Karena mereka kan harus adaptasi dengan cuaca dan makanan di Indonesia,” tutup RD
Persija Jakarta merayakan Hari Ulang Tahun ke-86 dengan Reuni Mantan
Pemain dan Pelatih Persija. Reuni ini menjadi reuni besar yang digelar
pertama kalinya oleh manajemen Persija untuk mengapresiasi sekaligus
menjadi silaturahmi keluarga besar Persija.
Presiden klub Persija Jakarta, Ferry Paulus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah bersedia datang untuk memeriahkan HUT ini.
“Di umur yang sudah tidak muda lagi, Persija masih eksis di persepakbolaan nasional. Tentu kita selalu berharap Persija sukses dan meraih prestasi dan jaya,” ujarnya.
“Acara reuni ini adalah ajang silaturahmi keluarga besar Persija. Semoga acara yang baru pertama kali digelar ini akan senantiasa bisa digelar setiap waktu dan bisa mempererat kekeluargaan atas klub tercinta kita bersama.”
Di perayaannya kali ini, Persija Jakarta juga memberikan penghargaan Lifetime Achievement kepada 3 tokoh Persija yang telah berkontribusi besar dalam perjalanan Macan Kemayoran. Ketiga tokoh itu adalah Tan Liong Houw, Sugih Hendarto dan Sinyo Aliandoe.
Rasa haru pun datang dari peraih penghargaan. Kenangan manis kala bersama Persija Jakarta kembali teringa, bahkan oleh para pemain yang pernah dibesut oleh sang tokoh tersebut, misalnya coach Rahmad Darmawan yang pernah merasakan dilatih oleh Sugih Hendarto di era 80-an.
“Om Hen (panggilan akrab Sugih Hendarto) adalah guru terbesar saya dalam karir sepak bola. Saya tidak akan pernah bisa lupa jasanya,” ujar pelatih yang baru saja menandatangani kontrak dengan Persija kembali.
Berbagai ucapan juga datang dari para mantan pemain yang menyempatkan diri datang ke HUT Persija.
"Selamat ulang tahun, Persija. Selalu sukses dan jaya selalu,” ujar salah satu penggawa Persija, Ismed Sofyan.
“Selamat untuk Persija. Saya bangga pernah jadi bagian dari keluarga besar ini,” ujar Tonny Tanamal, mantan pemain yang pernah berjaya membela Persija di era 80an.
Persija Jakarta mengucapkan terima kasih kepada seluruh mantan pemain dan pelatih serta para pendukung setia yang selalu bersama Persija.
Presiden klub Persija Jakarta, Ferry Paulus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah bersedia datang untuk memeriahkan HUT ini.
“Di umur yang sudah tidak muda lagi, Persija masih eksis di persepakbolaan nasional. Tentu kita selalu berharap Persija sukses dan meraih prestasi dan jaya,” ujarnya.
“Acara reuni ini adalah ajang silaturahmi keluarga besar Persija. Semoga acara yang baru pertama kali digelar ini akan senantiasa bisa digelar setiap waktu dan bisa mempererat kekeluargaan atas klub tercinta kita bersama.”
Di perayaannya kali ini, Persija Jakarta juga memberikan penghargaan Lifetime Achievement kepada 3 tokoh Persija yang telah berkontribusi besar dalam perjalanan Macan Kemayoran. Ketiga tokoh itu adalah Tan Liong Houw, Sugih Hendarto dan Sinyo Aliandoe.
Rasa haru pun datang dari peraih penghargaan. Kenangan manis kala bersama Persija Jakarta kembali teringa, bahkan oleh para pemain yang pernah dibesut oleh sang tokoh tersebut, misalnya coach Rahmad Darmawan yang pernah merasakan dilatih oleh Sugih Hendarto di era 80-an.
“Om Hen (panggilan akrab Sugih Hendarto) adalah guru terbesar saya dalam karir sepak bola. Saya tidak akan pernah bisa lupa jasanya,” ujar pelatih yang baru saja menandatangani kontrak dengan Persija kembali.
Berbagai ucapan juga datang dari para mantan pemain yang menyempatkan diri datang ke HUT Persija.
"Selamat ulang tahun, Persija. Selalu sukses dan jaya selalu,” ujar salah satu penggawa Persija, Ismed Sofyan.
“Selamat untuk Persija. Saya bangga pernah jadi bagian dari keluarga besar ini,” ujar Tonny Tanamal, mantan pemain yang pernah berjaya membela Persija di era 80an.
Persija Jakarta mengucapkan terima kasih kepada seluruh mantan pemain dan pelatih serta para pendukung setia yang selalu bersama Persija.
Gue Persija, anak Jakarta
Bersahabat dengan kerasnya Ibukota
Disini rumah bagi para pemenang
Disini tanah para pejuang
Bulatkan tekad, rapatkan barisan, ini saatnya kembalikan kejayaan!
Gue Persija sampai mati
Gak akan lelah untuk berlari / bernyanyi
Gue Persija sampai mati
Berjuang kemenangan sejati
Persija sampai mati
Bersama kita tegar berdiri
Gue Persija sampai mati
Membela dengan nurani
Bersama Persija membangun Ibukota
Bersama majukan sepakbola Indonesia
Video Gue Persija
Bersahabat dengan kerasnya Ibukota
Disini rumah bagi para pemenang
Disini tanah para pejuang
Bulatkan tekad, rapatkan barisan, ini saatnya kembalikan kejayaan!
Gue Persija sampai mati
Gak akan lelah untuk berlari / bernyanyi
Gue Persija sampai mati
Berjuang kemenangan sejati
Persija sampai mati
Bersama kita tegar berdiri
Gue Persija sampai mati
Membela dengan nurani
Bersama Persija membangun Ibukota
Bersama majukan sepakbola Indonesia
Video Gue Persija
Persija Jakarta akhirnya resmi merekrut Rahmad Darmawan sebagai pelatih
Macan Kemayoran musim 2014/15 dengan durasi kontrak 1 (satu) tahun.
Presiden klub Persija Jakarta, Ferry Paulus menyatakan bahwa kesamaan visi dengan pelatih yang akrab disapa RD ini menjadi kunci kesepakatan.
“Setelah perjalanan panjang, akhirnya kami sangat senang untuk menyatakan bahwa Rahmad Darmawan kembali lagi ke ibukota. Kami tidak sabar untuk bekerja dengannya. Dan pastinya untuk membawa Persija juara,” ujarnya.
Rahmad Darmawan pun menyatakan kebahagiaan dan optimisme bekerjasama kembali bersama Persija Jakarta.
“Saya sangat senang bisa bergabung kembali. Ini adalah sebuah kesempatan besar dan pasti saya akan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
“Persija memiliki tempat tersendiri di hati saya. Saya besar di Persija, memulai karir profesional juga di Persija dan bisa melatih di Persija merupakan sebuah hal yang spesial. Apalagi Persija kini diisi banyak pemain muda, ada semangat baru.”
Pada 2006 dan 2010 lalu, RD juga pernah melatih Persija. Pada 2006, ia berhasil membawa Persija ke jajaran 8 besar Liga Indonesia sedangkan pada 2010 membawa Macan Kemayoran menduduki peringkat 3 Indonesia Super League (ISL).
Presiden klub Persija Jakarta, Ferry Paulus menyatakan bahwa kesamaan visi dengan pelatih yang akrab disapa RD ini menjadi kunci kesepakatan.
“Setelah perjalanan panjang, akhirnya kami sangat senang untuk menyatakan bahwa Rahmad Darmawan kembali lagi ke ibukota. Kami tidak sabar untuk bekerja dengannya. Dan pastinya untuk membawa Persija juara,” ujarnya.
Rahmad Darmawan pun menyatakan kebahagiaan dan optimisme bekerjasama kembali bersama Persija Jakarta.
“Saya sangat senang bisa bergabung kembali. Ini adalah sebuah kesempatan besar dan pasti saya akan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
“Persija memiliki tempat tersendiri di hati saya. Saya besar di Persija, memulai karir profesional juga di Persija dan bisa melatih di Persija merupakan sebuah hal yang spesial. Apalagi Persija kini diisi banyak pemain muda, ada semangat baru.”
Pada 2006 dan 2010 lalu, RD juga pernah melatih Persija. Pada 2006, ia berhasil membawa Persija ke jajaran 8 besar Liga Indonesia sedangkan pada 2010 membawa Macan Kemayoran menduduki peringkat 3 Indonesia Super League (ISL).
Persija Jakarta secara resmi mengumumkan beberapa pemain yang akan tetap
memakai kostum Macan Kemayoran pada musim Indonesia Super League 2015
mendatang.
7 pemain yang tetap dipertahankan adalah:
1. Andritany Ardhiyasa
2. Dani Saputra
3. Fabiano Beltrame
4. Ismed Sofyan
5. I Gusti Ngurah Nanak
6. Amarzukih
7. Ramdani Lestaluhu
“Tujuh pemain ini dipastikan tetap masuk skuad Persija musim depan. Dari pembicaraan dengan calon pelatih, ketujuh pemain ini memang masuk ke dalam skema,” ujar presiden klub Ferry Paulus.
Di samping itu, Persija Jakarta masih akan diperkuat dengan beberapa pemain muda yang sejak musim lalu sampai saat ini masih terikat kontrak antara 1 tahun sampai dengan 3 tahun. Pemain tersebut diantaranya Adixi Lenzivio, Daryono, Gilbert Dwaramury, Delton Stevano, Rudi Setiawan dan Abduh Lestaluhu. Beberapa pemain ini juga memperkuat Persija U21 dan ada yang berstatus pinjaman ke klub lain.
7 pemain yang tetap dipertahankan adalah:
1. Andritany Ardhiyasa
2. Dani Saputra
3. Fabiano Beltrame
4. Ismed Sofyan
5. I Gusti Ngurah Nanak
6. Amarzukih
7. Ramdani Lestaluhu
“Tujuh pemain ini dipastikan tetap masuk skuad Persija musim depan. Dari pembicaraan dengan calon pelatih, ketujuh pemain ini memang masuk ke dalam skema,” ujar presiden klub Ferry Paulus.
Di samping itu, Persija Jakarta masih akan diperkuat dengan beberapa pemain muda yang sejak musim lalu sampai saat ini masih terikat kontrak antara 1 tahun sampai dengan 3 tahun. Pemain tersebut diantaranya Adixi Lenzivio, Daryono, Gilbert Dwaramury, Delton Stevano, Rudi Setiawan dan Abduh Lestaluhu. Beberapa pemain ini juga memperkuat Persija U21 dan ada yang berstatus pinjaman ke klub lain.
Bola.net - Persija Jakarta sudah memastikan pelatih Rahmad Darmawan
akan menangani tim untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim
depan. Selanjutnya, manajemen Persija mulai mengumumkan pemain yang
bakal didatangkan.
Salah satu nama yang menjadi incaran adalah pemain naturalisasi yang kini membela klub J-League 2, Consadole Sapporo, Stefano Lilipaly. Manajer Persija Jakarta, Asher Imaret Siregar, mengatakan jika niat tersebut sudah ada sebelum pihaknya menggenggam Rahmad Darmawan.
"Stefano sejak awal masuk dalam incaran kami. Karena itu, kami terus melakukan komunikasi dengan Stefano yang sudah dimulai sejak dua pekan lalu. Sejauh ini, responnya cukup positif," ujar Asher.
Terkait hal tersebut, Lilipaly bahkan membenarkan perihal tersebut. Bahkan, membuka pintu lebar bagi klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
"Kalau ada tawaran bagus, saya pasti mempertimbangkannya. Saya memang ingin bermain di Indonesia untuk musim depan. Semua itu, karena Timnas," terang pemain kelahiran Arnhem, Belanda, 10 Januari 1990 tersebut. (esa/pra)
Salah satu nama yang menjadi incaran adalah pemain naturalisasi yang kini membela klub J-League 2, Consadole Sapporo, Stefano Lilipaly. Manajer Persija Jakarta, Asher Imaret Siregar, mengatakan jika niat tersebut sudah ada sebelum pihaknya menggenggam Rahmad Darmawan.
"Stefano sejak awal masuk dalam incaran kami. Karena itu, kami terus melakukan komunikasi dengan Stefano yang sudah dimulai sejak dua pekan lalu. Sejauh ini, responnya cukup positif," ujar Asher.
Terkait hal tersebut, Lilipaly bahkan membenarkan perihal tersebut. Bahkan, membuka pintu lebar bagi klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
"Kalau ada tawaran bagus, saya pasti mempertimbangkannya. Saya memang ingin bermain di Indonesia untuk musim depan. Semua itu, karena Timnas," terang pemain kelahiran Arnhem, Belanda, 10 Januari 1990 tersebut. (esa/pra)
Musim lalu Persija gagal lolos ke babak delapan besar setelah hanya finish di peringkat lima wilayah barat. Tak ingin mengulang hasil buruk tersebut, presiden Persija Ferry Paulus pun telah memastikan beberapa pemain yang sudah didaratkan seperti Alfin Tuasalamony dan Muhammad Ilham.
"Kami sudah sepakat dengan Alfin Tuasalamony dan M. Ilham. Ada juga beberapa pemain yang diajukan pelatih Rahmad yang kami sedang negosiasikan," terang Ferry Paulus, Jumat (27/11/2014).
Lebih lanjut, Ferry juga menambahkan Persija masih berupaya memboyong sejumlah pemain lagi termasuk pemain asing.
"Kalo pemain asing musim depan kami akan gunakan tiga, posisinya seperti biasa belakang, tengah, dan depan. Saat ini ada beberapa yang lagi dinegosiasi dari Eropa Timur Estonia, Kamerun. Doakan saja semoga bisa deal," sambungnya.
Sejauh ini Persija dipastikan mempertahankan lima pemain di musim lalu yaitu Andritany Ardhiyasa, Ramdani Lestaluhu, Amarzukih, Dany Saputra, dan Firmansyah. (Garry Subekhi)
VIVAbola - Sinyal kembalinya Bambang Pamungkas ke Persija Jakarta
semakin kuat. Pemain 34 tahun itu terlihat saat Macan Kemayoran
merayakan ulang tahun ke-86 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan,
Jakarta. Hari Jum'at
Bepe Menggunakan kaos hitam dan celana jeans, Bepe terus melontarkan senyuman. Bahkan, dia juga sempat berbincang dengan Presiden Persija, Ferry Paulus.
Isu kembalinya pemain yang akrab disapa Bepe itu muncul setelah Ferry mengaku telah menjalin komunikasi dengan sang pemain. Ferry bahkan mengatakan sudah ada kesepakatan lisan dengan Bepe.
Pelatih anyar Persija, Rahmad Darmawan, membuka pintu lebar untuk pemain Pelita Bandung Raya tersebut. "Jika Bambang bersedia, saya akan terima dengan tangan terbuka. Saya akan senang bekerja sama dengan dia," ujar RD kepada wartawan di acara ultah Persija, Jumat 28 November 2014.
Bepe Menggunakan kaos hitam dan celana jeans, Bepe terus melontarkan senyuman. Bahkan, dia juga sempat berbincang dengan Presiden Persija, Ferry Paulus.
Isu kembalinya pemain yang akrab disapa Bepe itu muncul setelah Ferry mengaku telah menjalin komunikasi dengan sang pemain. Ferry bahkan mengatakan sudah ada kesepakatan lisan dengan Bepe.
Pelatih anyar Persija, Rahmad Darmawan, membuka pintu lebar untuk pemain Pelita Bandung Raya tersebut. "Jika Bambang bersedia, saya akan terima dengan tangan terbuka. Saya akan senang bekerja sama dengan dia," ujar RD kepada wartawan di acara ultah Persija, Jumat 28 November 2014.
Popular posts
-
JakOnline – Di setiap akhir tahun, atau tepatnya di bulan Desember, organisasi suporter Persija The Jakmania selalu disibukan dengan be...
-
Informasi pribadi Nama lengkap Feri Komul Tanggal lahir 1 Maret 1987 (umur 27) Tempat lahir Lhokseumawe , Indonesia Ti...
-
JakOnline – Setelah sempat mengelar latihan 4 hari (23-27 Juni) Persija kembali meliburkan armadanya. Latihan di bulan Ramadhan diagend...
-
JakOnline - Ajax Amsterdam berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-0 lewat gol yang di...
-
JakOnline - Persija Jakarta bertekad melampiaskan ambisinya yang hanya meraih satu poin dari tur Jawa Timur. Oleh karenanya, saat menjam...
-
JakOnline- Kontra Persita Tangerang (12/6) di Stadion Sultan Agung Bantul, Macan Kemayoran julukan Persija Jakarta mengamuk. Laga terak...
-
Informasi pribadi Nama lengkap Fabiano Da Rosa Beltrame Tanggal lahir 29 Agustus 1982 (umur 31) Tempat lahir Foz do Igua...
-
Ivan Bošnjak ( pengucapan bahasa Serbo-Kroasia: [ˈiʋan ˈbɔʃɲak] , (lahir 6 Juni 1979 ; umur 34 tahun) adalah seorang pemain sepak bo...
-
Tim Ibukota Persija Jakarta resmi mendapatkan pemain naturalisasi, Stefano Lilipaly. Penandatanganan kontrak pemain yang pernah bermain d...
-
JakOnline - 22 Juni, Kota Jakarta akan merayakan hari kelahirannya. Sudah tidak muda lagi, namun begitu banyak kisah dan cerita telah t...











