Persija Jakarta masuk dalam daftar 500 klub terbaik dunia, berdasarkan pemeringkatan klub terbaru yang dirilis situs www.footballdatabase.com, setelah pertandingan yang dimainkan pada 22 Februari 2015.
Klub kebanggaan Jakarta menempati peringkat 481 dunia dengan total 1427 poin.
Untuk posisi pertama dunia ditempati Real Madrid (2060 poin) di ikuti Bayern Muenchen (1989 poin) di posisi kedua. Selanjutnya secara berurutan Barcelona (1951 poin), Juventus (1913 poin), dan Chelsea (1909) sebagai deretan lima klub terbaik dunia.
Di level Asia, Persija menduduki peringkat ke 43 dalam peringkat 100 klub terbaik Asia.
Dengan raihan ini semakin memacu motivasi skuad Macan Kemayoran untuk semakin berprestasi dan meraih gelar juara di kompetisi musim depan.
JakOnline – Dua hari berlalu setelah linimasa ramai
oleh tagar yang berisikan nada protes mengenai sebuah boyband yang akan
melangsungkan pertunjukannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno,
Jakarta. Ada pesan yang mungkin ingin disampaikan dari puluhan bahkan
ratusan ribu cuit hingga sempat menjadi urutan teratas trending topic
dunia. Hingga saat tulisan ini terbit, 18/3 tagar tersebut masih menjadi
bahasan yang sering di posting melalui twitter di Indonesia.
Setelah mengamati, membaca serta mencari tahu dari berbagai sumber yang berkaitan. Ada beberapa fakta menarik yang didapatkan. Faktanya, event organizer yang memboyong One Direction sudah melakukan pemesanan SUGBK setahun yang lalu sebelum konser berlangsung 25 Maret nanti. Selanjutnya, dua hari berselang dijadwalkan Timnas u23 akan berjibaku dalam babak kualifikasi Pra-Piala Asia.
Hemat saya, pembahasan seperti ini tidak akan ada ujungnya. Pro dan kontra akan selalu hadir dalam setiap permasalahan. Layaknya orang Indonesia pada umumnya yang suka sekali memberikan komentar dan pada ujungnya melahirkan sebuah sensasi tersendiri.
Pihak penyelenggara tentunya sudah mempunyai perencanaan yang matang, dan menjadikan dasar mereka disetiap menghelat sebuah pertunjukan. Pengelola SUGBK pun memiliki cara dan manajemen sendiri untuk tetap bisa menghidupi salah satu stadion termegah di Indonesia ini. Dari pihak PSSI selaku federasi seyogyanya juga tak ingin kehilangan muka disaat sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah, namun tidak bisa memberikan yang terbaik. Sampai pada akhirnya pemerintah pusat (akhirnya) ikut bersuara melalui Kemenegpora merasa berhak atau punya andil soal urusan SUGBK.
Lalu apa hubungannya dengan Persija seperti yang tertera dalam kolom judul. Tentu saja ada, karena tim ibu kota ini menggunakan SUGBK sebagai homebase dalam panggung kompetisi tertinggi di negeri ini, Liga Super Indonesia. Tercatat setidaknya dalam 5 musim terakhir, Macan Kemayoran masih belum bisa nyaman menempati SUGBK sebagai rumahnya. Kerap kali partai usiran terpaksa dilakukan ditempat lain saat laga Persija berlangsung. Ada beberapa faktor mulai dari perizinan kemanan, faktor jadwal yang kerap kali berganti pada akhirnya berkorelasi dengan pihak lain yang sudah jauh hari memesan SUGBK untuk kegiatan diluar olahraga.
Saat konser One Direction sedang ramai dibicarakan saat ini, setidaknya apa yang sebelumnya sudah dirasakan Persija dalam skala kecil kini dapat dilihat dalam ruang lingkup nasional. Selalu ada hikmah dan pembelajaraan untuk kedepannya dalam setiap kejadian. Bagi semua pihak yang tentunya ingin menjadikan SUGBK sebagai panggung dalam berbagai kegiatan. Sambil mengakhiri kalimat terakhir pikiran saya kemudian terngiang kembali, Apa Kabar Stadion BMW?
Setelah mengamati, membaca serta mencari tahu dari berbagai sumber yang berkaitan. Ada beberapa fakta menarik yang didapatkan. Faktanya, event organizer yang memboyong One Direction sudah melakukan pemesanan SUGBK setahun yang lalu sebelum konser berlangsung 25 Maret nanti. Selanjutnya, dua hari berselang dijadwalkan Timnas u23 akan berjibaku dalam babak kualifikasi Pra-Piala Asia.
Hemat saya, pembahasan seperti ini tidak akan ada ujungnya. Pro dan kontra akan selalu hadir dalam setiap permasalahan. Layaknya orang Indonesia pada umumnya yang suka sekali memberikan komentar dan pada ujungnya melahirkan sebuah sensasi tersendiri.
Pihak penyelenggara tentunya sudah mempunyai perencanaan yang matang, dan menjadikan dasar mereka disetiap menghelat sebuah pertunjukan. Pengelola SUGBK pun memiliki cara dan manajemen sendiri untuk tetap bisa menghidupi salah satu stadion termegah di Indonesia ini. Dari pihak PSSI selaku federasi seyogyanya juga tak ingin kehilangan muka disaat sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah, namun tidak bisa memberikan yang terbaik. Sampai pada akhirnya pemerintah pusat (akhirnya) ikut bersuara melalui Kemenegpora merasa berhak atau punya andil soal urusan SUGBK.
Lalu apa hubungannya dengan Persija seperti yang tertera dalam kolom judul. Tentu saja ada, karena tim ibu kota ini menggunakan SUGBK sebagai homebase dalam panggung kompetisi tertinggi di negeri ini, Liga Super Indonesia. Tercatat setidaknya dalam 5 musim terakhir, Macan Kemayoran masih belum bisa nyaman menempati SUGBK sebagai rumahnya. Kerap kali partai usiran terpaksa dilakukan ditempat lain saat laga Persija berlangsung. Ada beberapa faktor mulai dari perizinan kemanan, faktor jadwal yang kerap kali berganti pada akhirnya berkorelasi dengan pihak lain yang sudah jauh hari memesan SUGBK untuk kegiatan diluar olahraga.
Saat konser One Direction sedang ramai dibicarakan saat ini, setidaknya apa yang sebelumnya sudah dirasakan Persija dalam skala kecil kini dapat dilihat dalam ruang lingkup nasional. Selalu ada hikmah dan pembelajaraan untuk kedepannya dalam setiap kejadian. Bagi semua pihak yang tentunya ingin menjadikan SUGBK sebagai panggung dalam berbagai kegiatan. Sambil mengakhiri kalimat terakhir pikiran saya kemudian terngiang kembali, Apa Kabar Stadion BMW?
JakOnline – Jika tidak ada perubahan kembali, ISL
2015 kurang lebih akan bergulir sepekan lagi. Persija Jakarta kembali
melakukan ujicoba untuk mematangkan persiapan. Kali ini lawan datang
dari tim Pra PON DKI Jakarta.
Bermain selama 3 babak selama 30 menit tiap babak, pertandingan dihadiri ratusan The Jakmania yang memadati Lapangan Mako Brimob, 25/3. Persija membuka kran gol 5 menit menjelang babak pertama berakhir melalui tendangan pinalti Bambang Pamungkas.
Memasuki babak kedua, permainan lebih agresif ditunjukan Pra PON DKI, beberapa kali menusuk jantung pertahanan Persija namun urung mencetak gol gawang yang dikawal Adixi setelah masuk menggantikan Rekky. Novri Setiawan mendapatkan peluang emas setelah adanya kerjasama antara Greg dan Ambrizal namun sayang sundulannya mengarah tepat di tangkapan kiper Pra PON DKI.
Tiga puluh menit terakhir Persija yang dalam ujicoba ini menjadikan sebagai simulasi ketika bermain dalam partai away. Dimana lebih banyak menggunakan strategi serangan balik berhasil menambah dua gol. Alan Aciar melalui titik pinalti, dan aksi Kabaev yang mencocor bola muntah dari sundulan Alan. Skor tiga gol tanpa balas bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Bermain selama 3 babak selama 30 menit tiap babak, pertandingan dihadiri ratusan The Jakmania yang memadati Lapangan Mako Brimob, 25/3. Persija membuka kran gol 5 menit menjelang babak pertama berakhir melalui tendangan pinalti Bambang Pamungkas.
Memasuki babak kedua, permainan lebih agresif ditunjukan Pra PON DKI, beberapa kali menusuk jantung pertahanan Persija namun urung mencetak gol gawang yang dikawal Adixi setelah masuk menggantikan Rekky. Novri Setiawan mendapatkan peluang emas setelah adanya kerjasama antara Greg dan Ambrizal namun sayang sundulannya mengarah tepat di tangkapan kiper Pra PON DKI.
Tiga puluh menit terakhir Persija yang dalam ujicoba ini menjadikan sebagai simulasi ketika bermain dalam partai away. Dimana lebih banyak menggunakan strategi serangan balik berhasil menambah dua gol. Alan Aciar melalui titik pinalti, dan aksi Kabaev yang mencocor bola muntah dari sundulan Alan. Skor tiga gol tanpa balas bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
JakOnline – Tidak hanya RD saja yang merasa pemain
Persija mampu menjalankan permainan dengan baik. Pujian juga terlontar
dari Sudirman pelatih dari Pra PON DKI, tim lawan yang dihadapi Macan
Kemayoran dalam laga ujicoba yang berlangsung di Lapangan Mako Brimob,
Kelapa Dua Depok 25/3
“Persija bermain sudah bagus, pertahanan sudah baik juga penyerangan. Hasil gol ke gawang kami pun terlihat bagaimana disaat Persija dalam posisi bertahan lalu kemudian perlahan membangun serangan, ungkap Sudirman yang juga pernah menjadi assisten pelatih Persija.
Ujicoba menghadapi Persija juga digunakan Sudirman untuk lebih melatih mental anak asuhnya. “Hal ini terlihat ketika para pemain menghadapi tekanan Persija. Banyak pelajaran yang bisa diambil untuk kedepannya, terlebih skuad Pra PON DKI juga mengidolakan para pemain Persija.”ungkapnya
Satu hal yang perlu dicatat beberapa pelanggaran tidak perlu masih dilakukan para pemain kami. Mental anak muda masih menggebu-gebu ingin cepat selesai. “Gol Bepe misalnya, pemain nomor punggung 20 ini masih menghadap ke belakang ketika menguasai bola di area pinalti belum begitu berbahaya namun malah dilanggar yang kemudian menghasilkan pinalti. Kondisi seperti ini yang harus dikurangi dalam pertandingan selanjutnya,”tutup Sudirman
“Persija bermain sudah bagus, pertahanan sudah baik juga penyerangan. Hasil gol ke gawang kami pun terlihat bagaimana disaat Persija dalam posisi bertahan lalu kemudian perlahan membangun serangan, ungkap Sudirman yang juga pernah menjadi assisten pelatih Persija.
Ujicoba menghadapi Persija juga digunakan Sudirman untuk lebih melatih mental anak asuhnya. “Hal ini terlihat ketika para pemain menghadapi tekanan Persija. Banyak pelajaran yang bisa diambil untuk kedepannya, terlebih skuad Pra PON DKI juga mengidolakan para pemain Persija.”ungkapnya
Satu hal yang perlu dicatat beberapa pelanggaran tidak perlu masih dilakukan para pemain kami. Mental anak muda masih menggebu-gebu ingin cepat selesai. “Gol Bepe misalnya, pemain nomor punggung 20 ini masih menghadap ke belakang ketika menguasai bola di area pinalti belum begitu berbahaya namun malah dilanggar yang kemudian menghasilkan pinalti. Kondisi seperti ini yang harus dikurangi dalam pertandingan selanjutnya,”tutup Sudirman
JakOnline – Memperkuat tim nasional negaranya
merupakan impian setiap pesepakbola diseluruh dunia, tidak terkecuali di
Indonesia. Persija Jakarta terhitung salah satu tim yang rajin memasok
para pemain untuk kebutuhan tim nasional.
Kali ini tercatat ada 4 pemain Macan Kemayoran yang dipanggil untuk menggunakan seragam merah putih. Dua pemain yakni Adam Alis, dan Abduh Lestaluhu untuk level dibawah umur 22, dua pemain lagi Ramdani Lestaluhu, serta Syaiful Indra Cahya di timnas senior.
Adam Alis dan Abduh Lestaluhu sudah bergabung sejak kurang lebih sebulan terakhir untuk menyambut persiapan Indonesia menghadapi Pra Piala Asia 2016 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sedangkan untuk Ramdani Lestaluhu, dan Syaiful Indra Cahya di proyeksikan timnas senior yang akan berujicoba dengan Kamerun 25/3, kemudian melawan Myanmar, 30/3. Khusus untuk Syaiful Indra menjadi pemain menyusul dipanggil Benny Dollo pelatih timnas senior menggantikan Supardi.
Kali ini tercatat ada 4 pemain Macan Kemayoran yang dipanggil untuk menggunakan seragam merah putih. Dua pemain yakni Adam Alis, dan Abduh Lestaluhu untuk level dibawah umur 22, dua pemain lagi Ramdani Lestaluhu, serta Syaiful Indra Cahya di timnas senior.
Adam Alis dan Abduh Lestaluhu sudah bergabung sejak kurang lebih sebulan terakhir untuk menyambut persiapan Indonesia menghadapi Pra Piala Asia 2016 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sedangkan untuk Ramdani Lestaluhu, dan Syaiful Indra Cahya di proyeksikan timnas senior yang akan berujicoba dengan Kamerun 25/3, kemudian melawan Myanmar, 30/3. Khusus untuk Syaiful Indra menjadi pemain menyusul dipanggil Benny Dollo pelatih timnas senior menggantikan Supardi.
JakOnline – Sempat diwarnai berbagai bahasan terkait
penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk kegiatan lain di luar
sepak bola, melalui website resmi PSSI memastikan pertandingan babak
kualifikasi Pra Piala Asia 2016 tetap di gelar di SUGBK.
Timnas Indonesia U-22 tergabung dalam Grup H bersama Korea Selatan, Timor Leste, dan Brunei Darusalam. Laga penyisihan akan berlangsung 27-31 Maret 2015. Ada 10 grup dalam babak kualifikasi ini, dimana juara dari tiap grup dan lima runner-up terbaik akan lolos dalam final Piala Asia U-23 yang diselenggarakan di Qatar Januari 2016.
Nada optimis terlontar dari Aji Santoso selaku pelatih Timnas U-22, dia yakin bisa lolos ke babak berikutnya. Segala bentuk persiapan sudah dilakukan, Aji juga mengaku sudah mengantongi gambaran kekuatan lawan.
Akan ada sesi menyaksikan rekamanan pertandingan lawan-lawan yang akan di hadapi dalam babak penyisihan grup, ini akan berguna untuk mendalami kelemahan dan kekuatan dari masing-masing tim, tambah Aji Santoso. Dari 24 pemain yang tergabung dalam Timnas U-22, Persija mengirimkan dua pemain yakni Abduh Lestaluhu dan Adam Alis.
Berikut Jadwal Pertandingan Grup H Babak Kualifikasi Pra Piala Asia 2016:
27 Maret 2015:
Korsel vs Brunei Darussalam, kick off 15.30 wib, SUGBK, Jakarta. Indonesia vs Timor Leste, kick off 19.00 wib. SUGBK, Jakarta.
29 Maret 2015:
Brunei Darussalam vs Indonesia, kick off 15.30 wib, SUGBK, Jakarta
Timor Leste vs Korea, kick off 19.00 wib, SUGBK, Jakarta
31 Maret 2015:
Korea vs Indonesia, kick off 15.30 wib, SUGBK, Jakarta
Brunei Darussalam vs Timor Leste. Kick off 19.00 wib, SUGBK, Jakarta.
Harga Tiket Masuk Babak Kualifikasi Pra Piala Asia 2016, SUGBK, Jakarta
VVIP : Rp 500.000
VIP Barat : Rp 250.000
Tribun Timur dan Kategori 1 : Rp 100.000
Kategori 2 : Rp 75.000
Belakang Gawang : Rp 50.000
Timnas Indonesia U-22 tergabung dalam Grup H bersama Korea Selatan, Timor Leste, dan Brunei Darusalam. Laga penyisihan akan berlangsung 27-31 Maret 2015. Ada 10 grup dalam babak kualifikasi ini, dimana juara dari tiap grup dan lima runner-up terbaik akan lolos dalam final Piala Asia U-23 yang diselenggarakan di Qatar Januari 2016.
Nada optimis terlontar dari Aji Santoso selaku pelatih Timnas U-22, dia yakin bisa lolos ke babak berikutnya. Segala bentuk persiapan sudah dilakukan, Aji juga mengaku sudah mengantongi gambaran kekuatan lawan.
Akan ada sesi menyaksikan rekamanan pertandingan lawan-lawan yang akan di hadapi dalam babak penyisihan grup, ini akan berguna untuk mendalami kelemahan dan kekuatan dari masing-masing tim, tambah Aji Santoso. Dari 24 pemain yang tergabung dalam Timnas U-22, Persija mengirimkan dua pemain yakni Abduh Lestaluhu dan Adam Alis.
Berikut Jadwal Pertandingan Grup H Babak Kualifikasi Pra Piala Asia 2016:
27 Maret 2015:
Korsel vs Brunei Darussalam, kick off 15.30 wib, SUGBK, Jakarta. Indonesia vs Timor Leste, kick off 19.00 wib. SUGBK, Jakarta.
29 Maret 2015:
Brunei Darussalam vs Indonesia, kick off 15.30 wib, SUGBK, Jakarta
Timor Leste vs Korea, kick off 19.00 wib, SUGBK, Jakarta
31 Maret 2015:
Korea vs Indonesia, kick off 15.30 wib, SUGBK, Jakarta
Brunei Darussalam vs Timor Leste. Kick off 19.00 wib, SUGBK, Jakarta.
Harga Tiket Masuk Babak Kualifikasi Pra Piala Asia 2016, SUGBK, Jakarta
VVIP : Rp 500.000
VIP Barat : Rp 250.000
Tribun Timur dan Kategori 1 : Rp 100.000
Kategori 2 : Rp 75.000
Belakang Gawang : Rp 50.000
JakOnline – Beberapa masalah yang mendera Persija
dalam persiapan sebelum kompetisi bergulir membuat Rahmad Darmawan harus
lebih bekerja keras untuk memotivasi anak asuhnya. Dimulai dari badai
cidera yang menghantui, hingga permasalah internal didalam tim sedikit
banyak mempengaruhi secara keseluruhan.
Tidak hanya urusan taktik, fisik tapi juga mental, terlebih pentingnya bermain demi sebuah kebanggaan. Hal ini yang tersaji saat laga ujicoba menghadapi Pra PON DKI 25/3 di Lapangan Mako Brimob. Beberapa catatan dibeberkan Rahmad Darmawan seusai pertandingan. “Fokus kali ini adalah mengembalikan kepercayaan diri pemain secara keseluruhan serta konsolidasi didalam tim,”ungkap RD
Lebih lanjut RD mengatakan, “Kompetisi sudah dekat tidak ada waktu lagi untuk berkeluh kesah dan memikirkan hal lain selain mempersiapkan diri untuk laga perdana ISL musim ini. Sebelum pertandingan saya katakan kepada pemain ketika sudah menyatakan siap memakai jersey orange maka bermainlah dengan sepenuh hati.”
Terakhir RD menuturkan,”Saya tau banyak harapan ketika dalam pertandingan ini, Persija bisa mencetak banyak gol. Namun kali ini saya lebih menerapkan strategi serangan balik, ketika tim lawan melakukan penyerangan kita tahan terlebih dahulu untuk kemudian melakukan penetrasi menciptakan peluang dan gol. Konsep seperti ini merupakan simulasi dalam pertandingan away, dan para pemain terlihat mampu menjalankan tugasnya dengan baik.”
Tidak hanya urusan taktik, fisik tapi juga mental, terlebih pentingnya bermain demi sebuah kebanggaan. Hal ini yang tersaji saat laga ujicoba menghadapi Pra PON DKI 25/3 di Lapangan Mako Brimob. Beberapa catatan dibeberkan Rahmad Darmawan seusai pertandingan. “Fokus kali ini adalah mengembalikan kepercayaan diri pemain secara keseluruhan serta konsolidasi didalam tim,”ungkap RD
Lebih lanjut RD mengatakan, “Kompetisi sudah dekat tidak ada waktu lagi untuk berkeluh kesah dan memikirkan hal lain selain mempersiapkan diri untuk laga perdana ISL musim ini. Sebelum pertandingan saya katakan kepada pemain ketika sudah menyatakan siap memakai jersey orange maka bermainlah dengan sepenuh hati.”
Terakhir RD menuturkan,”Saya tau banyak harapan ketika dalam pertandingan ini, Persija bisa mencetak banyak gol. Namun kali ini saya lebih menerapkan strategi serangan balik, ketika tim lawan melakukan penyerangan kita tahan terlebih dahulu untuk kemudian melakukan penetrasi menciptakan peluang dan gol. Konsep seperti ini merupakan simulasi dalam pertandingan away, dan para pemain terlihat mampu menjalankan tugasnya dengan baik.”
Persela Lamongan berhasil mencuri 1 gol melawan Persija Jakarta dalam partai ujicoba pra musim, Minggu (1/3) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Di laga ini, Persija tidak dapat menurunkan beberapa pemain yang masih bermasalah dengan cedera dan kebugaran.
Lewat Sepak pojok Persela mampu mencetak gol di menit 34 lewat Taufik Kasrun. Tercatat dibabak Pertama ada 5 peluang Persija kali yang membahayakan gawang Persela.
Menurunkan Stefano Lilipaly sebagai otak serangan Macan Kemayoran di babak kedua memang membuat serangan anak-anak Jakarta terlihat lebih hidup dan menghasilkan beberapa peluang.
Peluang yang hampir merobek gawang Persela tercipta melalui kerjasama yang apik antara Syaiful Indra, Adam Alis dan Stefano Lilipaly namun sayang sepakan Fano melambung di atas gawang. Peluang emas lewat Free Kick Bepe dimenit 87 masih membentur tiang gawang.
Sampai peluit berakhir, Macan Kemayoran lebih banyak menciptakan peluang walau harus kalah 0-1 dari Persela.
"Ini sebuah ujicoba yang bagus juga buat kita dan merasakan atsmosfer walaupun dibabak pertama kita tidak bisa mengembangkan peluang dengan baik dan di babak kedua kita mampu melakukan beberapa variasi serangan dan mencoba lebih keluar." Ujar Rahmad Darmawan.
"Kita tidak terlalu efisien didalam mengekskusi peluang dan yang kedua kita terlalu mudah kehilangan bola saat sudah masuk di 1/3 pertahanan lawan. Dua hal tersebut menjadi catatan saya dan saya yakin kita akan menemukan performa terbaik kita." Tutupnya.
Di laga ini, Persija tidak dapat menurunkan beberapa pemain yang masih bermasalah dengan cedera dan kebugaran.
Lewat Sepak pojok Persela mampu mencetak gol di menit 34 lewat Taufik Kasrun. Tercatat dibabak Pertama ada 5 peluang Persija kali yang membahayakan gawang Persela.
Menurunkan Stefano Lilipaly sebagai otak serangan Macan Kemayoran di babak kedua memang membuat serangan anak-anak Jakarta terlihat lebih hidup dan menghasilkan beberapa peluang.
Peluang yang hampir merobek gawang Persela tercipta melalui kerjasama yang apik antara Syaiful Indra, Adam Alis dan Stefano Lilipaly namun sayang sepakan Fano melambung di atas gawang. Peluang emas lewat Free Kick Bepe dimenit 87 masih membentur tiang gawang.
Sampai peluit berakhir, Macan Kemayoran lebih banyak menciptakan peluang walau harus kalah 0-1 dari Persela.
"Ini sebuah ujicoba yang bagus juga buat kita dan merasakan atsmosfer walaupun dibabak pertama kita tidak bisa mengembangkan peluang dengan baik dan di babak kedua kita mampu melakukan beberapa variasi serangan dan mencoba lebih keluar." Ujar Rahmad Darmawan.
"Kita tidak terlalu efisien didalam mengekskusi peluang dan yang kedua kita terlalu mudah kehilangan bola saat sudah masuk di 1/3 pertahanan lawan. Dua hal tersebut menjadi catatan saya dan saya yakin kita akan menemukan performa terbaik kita." Tutupnya.
JakOnline – Kalah atas Persela dalam laga ujicoba yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dengan skor 0-1. Ada beberapa catatan yang didapatkan Rahmad Darmawan untuk evaluasi kedepannya.
Persija bermain tidak terlalu buruk, tercatat beberapa peluang emas didapatkan dalam laga ujicoba tersebut, tapi tidak ada satupun yang menjadi gol. Tendangan bebas bepe yang membentur mistar gawang menjadi peluang terbaik Macan Kemayoran.
Seperti yang dikatakan Rahmad Darmawan “Ada dua hal yang saya soroti pasca pertandingan penyelesaian yang kurang baik misalnya menjadi sesuatu yang harus terus diperbaiki kedepannya,”
Setelah itu, RD menambahkan anak asuhnya masih terlihat terburu-buru dalam menyelesaikan sebuah peluang. Ketika sebenarnya posisinya terlalu sulit untuk mengeksekusi namun terkadang memaksakan diri. Selain itu, terlalu mudah kehilangan bola di sepertiga lapangan.
JakOnline - “Siapa bilang di Jakarta cuma ada satu tim yaitu Persija. Masih ada Persitara di utara Jakarta.” Begitu biasanya suporter NJ Mania kerap kali berkata. Meskipun sesungguhnya pernyataan tersebut sadar tidak sadar mereka juga mengakui keberadaan Persija. Baiklah, ini hanya bagian pengantar artikel, karena bukan mengenai mereka yang ingin saya bahas.
Mendadak memang kedatangan saya bertandang ke Priok. Tidak memberikan kabar terlebih dahulu. Dengan berbekal petunjuk jalan dari pemilik outlet serta salah seorang anggota The Jakmania Tanjung Priok, perjalanan dari Jakarta Selatan sore hari menjelang magrib tiba di lokasi. Kesan pertama begitu sampai, “Jalur tempur banget kesini, jarak yang memang jauh ditambah juga macet (kemudian saya ralat sendiri, Jakarta mana ada yang gak macet sih???) dan masih harus ditambah berduel dengan truk kontainer yang kemudian spontan saya memberikan julukan kendaraan transformer 
Di outlet yang juga dijadikan sebagai salah satu tempat berkumpul Jak Priok, sudah ada Manoto ketua korwil dan beberapa kawan The Jakmania yang lain. Tampak kesibukan terjadi karena sedang melakukan renovasi. Obrolan mengalir begitu saja, sampai menjelang malam semakin banyak yang hadir karena ternyata mereka mau berkumpul untuk membahas acara ulang tahun Jak Priok.
“Begitu Priok aktif kembali menjadi korwil, memang cukup banyak kejadian di wilayah yang memiliki pelabuhan ini. Salah satunya belum lama terjadi, ketika outlet mendapatkan teror dimana dugaan sementara dilakukan oleh “adek” disini, tutur Manoto sambil tertawa menyebut nama “Adik” untuk NJ Mania
Menyikapi kejadian demi kejadian yang dialami Jak Priok, saya justru tertarik bagaimana peran sang korwil untuk menyikapinya. Menurutnya, kita bukannya takut namun sebisa mungkin menghindari gesekan yang mungkin terjadi. Hal ini bisa berdampak juga memberikan kenyamanan anggotanya. “Kita ada bukan untuk seperti itu, tapi berdiri mendukung Persija Jakarta, tambah korwil keempat Jak Priok.
Belum lama ini, Jak Priok menginjak usia 14 tahun. Perjalanan cukup panjang mendirikan panji Persija di utara Jakarta. Sempat vakum selama 9 tahun sejak 2005, kini kembali hadir dengan tekad menjadi tuan rumah di Tanjung Priok dan sekitarnya. Untuk memperingati hari jadi, Jak Priok harus sedikit bersabar untuk bisa merayakannya, karena acara kecil-kecilan yang rencananya akan dilaksanakan 28 Februari mendatang terpaksa di tunda.
Kami tidak mendapatkan rekomendasi izin keamanan dari kepolisian setempat, karena dihari yang sama sang “Adik” juga ada acara, kata Manoto. Sekali lagi saya angkat topi dengan kebijaksanaan pak korwil, yang mengatakan Tidak perlu dibentrokin, kalapun mereka ada acara, saya harap anggota Jak Priok tidak perlu melakukan hal yang merugikan. Butuh waktu memang, namun disini PR kita semua untuk bisa merangkul mereka mendukung Persija Jakarta.
Ketika nanti Stadion BMW jadi, amin. Saya yang tadinya hanya dapat membayangkan bagaimana menjadi suporter Persija di Utara Jakarta, selanjutnya mungkin bisa ikut merasakan apa yang dialami kawan-kawan Jak Priok, serta The Jakmania lain yang berada di sekitaran kawasan tersebut. Satu rasa, satu cita, satu cinta, Persija Jakarta. Salam respect!
JakOnline – Masih belum bergabungnya Greg Nwokolo salah satu pemain naturalisasi yang dimiliki Persija menjadi pertanyaan dari berbagai pihak. Sempat dimainkan 10 menit kala menjamu Gamba Osaka, setelah itu Greg tidak tampak dalam sesi persiapan Persija sebelum kompetisi.
Kabar terakhir yang saya dapatkan dari dokternya di Singapura, RD mengungkapkan Greg sudah pulih 100%, tapi memang dia harus melakukan terapi penguatan tungkai kakinya. Proses ini yang saat ini sedang fokus digarap bersama fisioterapis.
“Saya berharap dalam beberapa hari kedepan Greg bisa bergabung bersama tim, dijadwalkan Rabu 4/1 pemain nomor punggung 10 ini sudah dapat mengikuti sesi latihan rutin Macan Kemayoran, tambah RD
Dengan bergabungnya Greg tentunya kekuatan Persija akan semakin lengkap untuk menyongsong kompetisi. Terlebih dalam masa persiapan seperti yang sedang dilakukan saat ini, tutup RD
Pemain satu ini baru bergabung dengan Persija Jakarta musim ini. Didatangkan dari Consadole Sapporo (Klub dari JLeague 2, Liga Jepang). Saat ini dialah pemakai nomor punggung 9 di Persija. Pemain tersebut bernama Stefano Lilipaly.
Sehari setelah melakukan tanda tangan kontrak dengan Persija, Fano (sapaan akrab Stefano Lilipaly) langsung melakukan debut pertamanya di Persija melawan Cilegon United dalam partai ujicoba. Setelah itu ikut berlaga pada turnamen pramusim di Padang dan pemusatan latihan di Jawa Tengah.
Fano mengaku senang telah menjadi bagian di Persija. Apalagi saat berlaga dan merasakan banyak sekali supporter yang mendukungnya.
"Aku sangat senang ketika datang ke Indonesia dan bergabung ke Persija. Persija merupakan klub yang bagus di Indonesia. Aku senang ketika bertanding banyak supporter yang melihatnya." tuturnya.
Baru tinggal sebulan di Jakarta, Fano sudah merasa betah dan kerasan tinggal di Ibukota Indonesia ini.
"Aku suka Jakarta, hanya kemacetan disini yang aku tidak suka tetapi disini nyaman sekali, Aku suka kota ini. Disini Aku suka ke Kemang, disana tempatnya bagus dan masyarakatnya baik dan makanannya enak" ujar pemain yang menggemari tenis ini.
Pemain yang berposisi di gelandang serang Macan Kemayoran ini sangat menyukai nasi goreng. Hampir setiap hari Fano menyantap makanan khas Indonesia.
Di skuad Macan Kemayoran musim ini terdapat banyak pemain tengah yang berkualitas, membuat persaingan memperebutkan posisi di lini tengah Persija sangat ketat. Menurut Fano, hal seperti itu yang memacu dia untuk memberikan penampilan terbaiknya bersama Klub Kebanggaan Jakarta.
"Disini semua pemain sangat bagus dan kompak sekali ketika bermain, itu yang membuat persaingan di lini tengah sangat ketat dan Aku akan memberikan penampilan terbaikku disini." tutup pemain yang berdarah Maluku dan Belanda.
Sehari setelah melakukan tanda tangan kontrak dengan Persija, Fano (sapaan akrab Stefano Lilipaly) langsung melakukan debut pertamanya di Persija melawan Cilegon United dalam partai ujicoba. Setelah itu ikut berlaga pada turnamen pramusim di Padang dan pemusatan latihan di Jawa Tengah.
Fano mengaku senang telah menjadi bagian di Persija. Apalagi saat berlaga dan merasakan banyak sekali supporter yang mendukungnya.
"Aku sangat senang ketika datang ke Indonesia dan bergabung ke Persija. Persija merupakan klub yang bagus di Indonesia. Aku senang ketika bertanding banyak supporter yang melihatnya." tuturnya.
Baru tinggal sebulan di Jakarta, Fano sudah merasa betah dan kerasan tinggal di Ibukota Indonesia ini.
"Aku suka Jakarta, hanya kemacetan disini yang aku tidak suka tetapi disini nyaman sekali, Aku suka kota ini. Disini Aku suka ke Kemang, disana tempatnya bagus dan masyarakatnya baik dan makanannya enak" ujar pemain yang menggemari tenis ini.
Pemain yang berposisi di gelandang serang Macan Kemayoran ini sangat menyukai nasi goreng. Hampir setiap hari Fano menyantap makanan khas Indonesia.
Di skuad Macan Kemayoran musim ini terdapat banyak pemain tengah yang berkualitas, membuat persaingan memperebutkan posisi di lini tengah Persija sangat ketat. Menurut Fano, hal seperti itu yang memacu dia untuk memberikan penampilan terbaiknya bersama Klub Kebanggaan Jakarta.
"Disini semua pemain sangat bagus dan kompak sekali ketika bermain, itu yang membuat persaingan di lini tengah sangat ketat dan Aku akan memberikan penampilan terbaikku disini." tutup pemain yang berdarah Maluku dan Belanda.
JakOnline – Memasuki deadline batas waktu pembayaran pelunasan gaji pemain yang jatuh hari ini 13/2. Manajemen Persija sudah menyelesaikan semua kewajiban terhadap pemain musim lalu yang belum dibayarkan. Dengan kondisi ini Persija siap untuk menghadapi kompetisi ISL 2014/2015.
Konfirmasi ini JakOnline dapatkan dari beberapa eks pemain Persija musim lalu. “Iya gaji saya sudah dibayarkan, sudah tidak ada lagi hutang. Empat bulan yang sempat tertunda pembayarannya, ungkap Agung Supriyanto yang kini memperkuat Persebaya.
Bahkan, Agung menambahkan ikut merasakan lega karena berarti setelah proses pelunasan ini Persija bisa mengarungi kompetisi. “Alhamdulilah Persija berarti bisa menggunakan jasa pemain asingnya” Hal senada juga diungkapkan rekan satu timnya, Dani Saputra yang mengaku sudah beres gaji dirinya dibayarkan.
Tidak berbeda jauh dengan Agung, trio eks Persija yang kini berkostum Mitra Kukar yakni Rahmat Afandi, Defri Rizki dan Syahrizal pun memberikan kabar bahwa gaji mereka sudah dibayarkan manajemen Persija. Kapten Persija musim lalu, Fabiano Beltrame juga mengatakan “Iya semua sudah beres, hari ini dibayarkan. terimakasih untuk semuanya”
Benny Dollo dari sisi pelatih yang saat ini menukangi SFC pun ikut bersuara menyampaikan bahwa dirinya sudah dilunasi gajinya oleh manajemen Persija per hari ini. 13/2.
Note : Walaupun dalam tulisan ini belum mencakup seluruh pemain dan official yang dihubungi JakOnline semoga memang sepenuhnya sudah selesai mengenai tunggakan gaji. Akan kami update lagi jika ada informasi tambahan.
"Foto itu terjadi waktu tahun 2004 dan saya masih 11 tahun. Saya hanya foto bersama Mas Bepe karena waktu kecil saya nge-fans banget sama dia mungkin karena sama-sama posisi striker. Saya pun bangga sekarang bisa satu tim dengan nya" - Adam Alis.
Adam Alis, Pemain yang lahir tanggal 19 Desember 1993 di Jakarta mengaku kaget ketika ibu tercintanya masih menyimpang foto tersebut padahal Adam Alis sudah agak lupa tentang foto tersebut.
"Saya kaget ketika Ibu masih menyimpan foto tersebut. Ibu bilang karena kamu sudah masuk ke Persija, ini ada foto supaya kamu semangat. Ibu juga bilang foto tersebut sengaja di simpan olehnya"- ujar Adam Alis.
Adam yang kesehariannya selain di Persija hanya bermain Playstation dan Futsal ini menceritakan lebih dalam tentang kejadian foto tersebut sampai akhirnya bisa bermain bersama dengan salah satu idola nya waktu kecil.
"Waktu itu saya bermain di Persigawa Selatan di Turnamen Danone kalo gak salah itu Final. Setelah kelar pertandingan, ternyata ada timnas senior lagi latihan ya sudah saya langsung kejar Mas Bepe dan minta foto. Niatnya mau foto berdua tapi kakak saya ikutan foto" - Ucap Adam Alis.
Saat ini Adam bermain di Persija Jakarta dengan menggunakan nomor punggung 93. Di Persija Jakarta, Adam mengidolakan Amarzukih. Menurutnya Amarzukih pemain yang bagus dan kuat dalam penguasaan bola. Soal makanan, Adam Alis menyukai Ketoprak.
Permainan yang memukau di pra musim Persija membuat Adam Alis dipanggil oleh timnas U22 yang akan mengikuti kualifikasi AFC Cup. Ini pertama kali nya Adam mengikuti TC di Timnas. Di TC timnas U22 ini, Adam termasuk 27 Nama yang terpilih bersama Abduh Lestaluhu.
"Saya senang banget bisa ikut TC di timnas U22, saya kaget di telepon Pak Ferry Paulus untuk ikut seleksi di Timnas U22, gak bisa di ungkapin deh" - Adam Alis.
Bermain untuk Persija membuat Adam Alis merasa bangga apalagi Persija merupakan Klub tanah kelahirannya. Berkostum Persija merupakan cita-citanya dari kecil.
"Persija sebuah klub besar dengan pemain luar biasa didalamnya, suatu kebanggaan bisa bermain disini. Harapan saya, saya ingin memberikan terbaik disini dan semoga kita bisa juara musim ini" - Adam Alis.
Adam Alis, Pemain yang lahir tanggal 19 Desember 1993 di Jakarta mengaku kaget ketika ibu tercintanya masih menyimpang foto tersebut padahal Adam Alis sudah agak lupa tentang foto tersebut.
"Saya kaget ketika Ibu masih menyimpan foto tersebut. Ibu bilang karena kamu sudah masuk ke Persija, ini ada foto supaya kamu semangat. Ibu juga bilang foto tersebut sengaja di simpan olehnya"- ujar Adam Alis.
Adam yang kesehariannya selain di Persija hanya bermain Playstation dan Futsal ini menceritakan lebih dalam tentang kejadian foto tersebut sampai akhirnya bisa bermain bersama dengan salah satu idola nya waktu kecil.
"Waktu itu saya bermain di Persigawa Selatan di Turnamen Danone kalo gak salah itu Final. Setelah kelar pertandingan, ternyata ada timnas senior lagi latihan ya sudah saya langsung kejar Mas Bepe dan minta foto. Niatnya mau foto berdua tapi kakak saya ikutan foto" - Ucap Adam Alis.
Saat ini Adam bermain di Persija Jakarta dengan menggunakan nomor punggung 93. Di Persija Jakarta, Adam mengidolakan Amarzukih. Menurutnya Amarzukih pemain yang bagus dan kuat dalam penguasaan bola. Soal makanan, Adam Alis menyukai Ketoprak.
Permainan yang memukau di pra musim Persija membuat Adam Alis dipanggil oleh timnas U22 yang akan mengikuti kualifikasi AFC Cup. Ini pertama kali nya Adam mengikuti TC di Timnas. Di TC timnas U22 ini, Adam termasuk 27 Nama yang terpilih bersama Abduh Lestaluhu.
"Saya senang banget bisa ikut TC di timnas U22, saya kaget di telepon Pak Ferry Paulus untuk ikut seleksi di Timnas U22, gak bisa di ungkapin deh" - Adam Alis.
Bermain untuk Persija membuat Adam Alis merasa bangga apalagi Persija merupakan Klub tanah kelahirannya. Berkostum Persija merupakan cita-citanya dari kecil.
"Persija sebuah klub besar dengan pemain luar biasa didalamnya, suatu kebanggaan bisa bermain disini. Harapan saya, saya ingin memberikan terbaik disini dan semoga kita bisa juara musim ini" - Adam Alis.
Evgeny Kabaev striker asing baru Persija Jakarta berada di peringkat ke 3 sementara dalam calon peraih Golden Shoes atau pencetak gol terbanyak di sepakbola Eropa. Data tersebut di buat oleh Euro Top Foot.
Kabaev yang di datangkan dari Klub Estonia Sillamae Kalev hanya kalah dari striker terbaik dunia Cristiano Ronaldo di peringkat 1 dan pemain lincah Lionel Messi di peringkat ke 2.
Evgeny Kabaev sudah mengoleksi 36 gol musim lalu saat masih membela Sillamae Kalev. 36 gol tersebut membuat Kabaev meraih penghargaan pemain terbaik di Meistriliiga (Liga Utama Estonia).
Dalam data tersebut, membuat Kabaev masih berada di peringkat ke 3 Golden Shoes Ranking dengan poin yang mencapai 36,0 atau senilai 1 poin per gol berdasarkan kualitas Liga Meistriliiga. Sedangkan Cristiano Ronaldo masih mengumpulkan poin 56,0 dan Lionel Messi. 46,0 poin dengan cara perhitungan 2 poin per gol di Liga Spanyol. Dibawah bomber ber usia 26 tahun tersebut tercatat nama Diego Costa (Chelsea) yang mempunyai 34,0 poin.
Walaupun saat ini masih menempati 3 besar pencetak gol terbanyak Eropa, sudah dipastikan pemain bernomor punggung 99 tersebut tidak bisa menambah poin dan meraih penghargaan Golden Shoes karena jumlah golnya tidak bisa bertambah lagi di liga Estonia. Kabaev saat ini bergabung di Persija Jakarta.
Bersama Persija Jakarta, Kabaev sudah mengumpulkan 6 gol selama laga pra musim bersama Persija dan diharapkan menjadi mesin gol Macan Kemayoran di liga musim depan
Kabaev yang di datangkan dari Klub Estonia Sillamae Kalev hanya kalah dari striker terbaik dunia Cristiano Ronaldo di peringkat 1 dan pemain lincah Lionel Messi di peringkat ke 2.
Evgeny Kabaev sudah mengoleksi 36 gol musim lalu saat masih membela Sillamae Kalev. 36 gol tersebut membuat Kabaev meraih penghargaan pemain terbaik di Meistriliiga (Liga Utama Estonia).
Dalam data tersebut, membuat Kabaev masih berada di peringkat ke 3 Golden Shoes Ranking dengan poin yang mencapai 36,0 atau senilai 1 poin per gol berdasarkan kualitas Liga Meistriliiga. Sedangkan Cristiano Ronaldo masih mengumpulkan poin 56,0 dan Lionel Messi. 46,0 poin dengan cara perhitungan 2 poin per gol di Liga Spanyol. Dibawah bomber ber usia 26 tahun tersebut tercatat nama Diego Costa (Chelsea) yang mempunyai 34,0 poin.
Walaupun saat ini masih menempati 3 besar pencetak gol terbanyak Eropa, sudah dipastikan pemain bernomor punggung 99 tersebut tidak bisa menambah poin dan meraih penghargaan Golden Shoes karena jumlah golnya tidak bisa bertambah lagi di liga Estonia. Kabaev saat ini bergabung di Persija Jakarta.
Bersama Persija Jakarta, Kabaev sudah mengumpulkan 6 gol selama laga pra musim bersama Persija dan diharapkan menjadi mesin gol Macan Kemayoran di liga musim depan
Persija Jakarta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya mencapai titik temu dalam pembelian saham klub Persija. Pemprov DKI Jakarta resmi membeli saham Persija.
Seperti konfirmasi dari Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah dan Presiden Persija, Ferry Paulus. Sebagai awalan, Pemprov DKI membeli sebanyak 20 persen saham klub Kebanggaan Jakarta.
"Kami sudah satu visi dan setuju. DKI sudah sepakat tahap pertama Pemda (Pemerintah Daerah) akan membeli saham sebesar 20 persen, sisanya 20 persen diisi oleh klub internal Persija sementara 60 persen lainnya adalah manajemen Persija. Nah, bisa saja dalam perkembangannya, Pemda jadi 60 persen dan seterusnya," ucap Saefullah.
Atas kesepakatan ini, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok dkabarkan menargetkan Persija bisa juara dalam lima tahun mendatang. Sesuatu yang disambut antusias oleh manajemen Macan Kemayoran.
"Pertemuan dengan Gubernur belangsung hangat. Beliau merasa sudah ada kesamaan visi dengan manajemen Persija. Kami berharap Pemda bisa menguasai saham mayoritas karena bagi manajemen, lebih baik saham kecil tetapi aset besar," timpal Ferry Paulus.
"Selanjutnya, Gubernur mendelegasikan Jakpro untuk menindaklanjuti teknis pembelian saham yang akan diawali dengan penandatanganan MoU. Kemudian akan dilakukan proses oleh BPK dan diperkirakan akan selesai pada dua hingga empat pekan mendatang," tutup Ferry Paulus
Seperti konfirmasi dari Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah dan Presiden Persija, Ferry Paulus. Sebagai awalan, Pemprov DKI membeli sebanyak 20 persen saham klub Kebanggaan Jakarta.
"Kami sudah satu visi dan setuju. DKI sudah sepakat tahap pertama Pemda (Pemerintah Daerah) akan membeli saham sebesar 20 persen, sisanya 20 persen diisi oleh klub internal Persija sementara 60 persen lainnya adalah manajemen Persija. Nah, bisa saja dalam perkembangannya, Pemda jadi 60 persen dan seterusnya," ucap Saefullah.
Atas kesepakatan ini, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok dkabarkan menargetkan Persija bisa juara dalam lima tahun mendatang. Sesuatu yang disambut antusias oleh manajemen Macan Kemayoran.
"Pertemuan dengan Gubernur belangsung hangat. Beliau merasa sudah ada kesamaan visi dengan manajemen Persija. Kami berharap Pemda bisa menguasai saham mayoritas karena bagi manajemen, lebih baik saham kecil tetapi aset besar," timpal Ferry Paulus.
"Selanjutnya, Gubernur mendelegasikan Jakpro untuk menindaklanjuti teknis pembelian saham yang akan diawali dengan penandatanganan MoU. Kemudian akan dilakukan proses oleh BPK dan diperkirakan akan selesai pada dua hingga empat pekan mendatang," tutup Ferry Paulus
Tuan rumah PSIS Semarang harus mengalami kekalahan dalam pertandingan ujicoba melawan Persija Jakarta. Sabtu (7/2) di Stadion Jatidiri Semarang, Jawa Tengah.
Rahmad Darmawan masih mempercayakan Evgeny Kabaev di lini depan untuk memborbardir pertahanan PSIS, dengan dibantu Stefano Lilipaly, M Ilham, Novri Setiawan dan Ramdani Lestaluhu di lini tengah. Dibabak pertama kedua klub masih bermain dengan tempo seimbang. Tercatat beberapa peluang para punggawa Persija Jakarta mampu mengancam gawang PSIS Semarang lewat Kabaev dan Lilipaly.
Beberapa pemain dimasukkan Coach RD di babak kedua dan tetap mempercayai Kabaev di lini depan. Kepercayaan Rahmad Darmawan kepada Kabaev berbuah gol di menit ke 64 melalui bola lambung yang menembus gawang Mahesa Jenar. Rahmad Darmawan memasukan Rohit Chand yang masih ikut latihan (Trial) di Persija dan Gunawan Dwi Cahyo menggantikan Alan Aciar dan Ambrizal untuk memperkokoh pertahanan klub Ibukota.
Masuknya Bambang Pamungkas menggantikan Kabaev setidaknya mengancam gawang PSIS lewat tendangan bebasnya yang nyaris menambah gol bagi Macan Kemayoran di menit ke 82. Tidak hanya Bepe, 2 menit kemudian Rendy Irwan mengancam gawang PSIS lewat tendangannya yang membentur tiang gawang.
Kemenangan atas PSIS ini menjadi modal awal Macan Kemayoran untuk mempererat komunikasi antar pemain. Selanjutnya Persija Jakarta akan menghadapi Persip Pekalongan pada hari Selasa (10/2) dalam partai ujicoba sebagai bagian Pemusatan Latihan di Jawa Tengah.
Rahmad Darmawan masih mempercayakan Evgeny Kabaev di lini depan untuk memborbardir pertahanan PSIS, dengan dibantu Stefano Lilipaly, M Ilham, Novri Setiawan dan Ramdani Lestaluhu di lini tengah. Dibabak pertama kedua klub masih bermain dengan tempo seimbang. Tercatat beberapa peluang para punggawa Persija Jakarta mampu mengancam gawang PSIS Semarang lewat Kabaev dan Lilipaly.
Beberapa pemain dimasukkan Coach RD di babak kedua dan tetap mempercayai Kabaev di lini depan. Kepercayaan Rahmad Darmawan kepada Kabaev berbuah gol di menit ke 64 melalui bola lambung yang menembus gawang Mahesa Jenar. Rahmad Darmawan memasukan Rohit Chand yang masih ikut latihan (Trial) di Persija dan Gunawan Dwi Cahyo menggantikan Alan Aciar dan Ambrizal untuk memperkokoh pertahanan klub Ibukota.
Masuknya Bambang Pamungkas menggantikan Kabaev setidaknya mengancam gawang PSIS lewat tendangan bebasnya yang nyaris menambah gol bagi Macan Kemayoran di menit ke 82. Tidak hanya Bepe, 2 menit kemudian Rendy Irwan mengancam gawang PSIS lewat tendangannya yang membentur tiang gawang.
Kemenangan atas PSIS ini menjadi modal awal Macan Kemayoran untuk mempererat komunikasi antar pemain. Selanjutnya Persija Jakarta akan menghadapi Persip Pekalongan pada hari Selasa (10/2) dalam partai ujicoba sebagai bagian Pemusatan Latihan di Jawa Tengah.
Bermain di Stadion Kota Batik Pekalongan, Persija Jakarta berhasil memenangkan pertandingan ujicoba melawan Persip Pekalongan, Selasa (10/2) dengan skor 1-2.
Bermain didepan suporter Persip, Persija Jakarta disambut meriah warga Pekalongan yang antusias menonton pertandingan. Ini pertama kalinya Persip Pekalongan menghadapi Persija Jakarta.
Memainkan duet Rendy dan Andro dilini tengah ternyata masih belum mampu menembus pertahanan Persip. Usaha demi usaha terus dilancarkan punggawa Macan Kemayoran untuk merobek gawang Persip. Sedikit lengah di sektor pertahanan, membuat Persip berhasil memasukan bola melalui Syaiful Amar menit ke 31. Ketinggalan 1 gol membuat pasukan Ibukota terus melalukan tembakan namun sayang masih bisa dihalau barisan pertahanan Persip.
Awal babak kedua, Coach RD langsung mengganti 10 pemain dengan menyisakan Alfin yang masih diberi kesempatan bermain. Pergantian tersebut berjalan efektif dan membuat permainan Persija Jakarta lebih hidup.
Macan Kemayoran terus menyerang pertahanan Persip yang mulai melemah. Serangan tersebut berbuah gol menit ke 57 yang di cetak Ramdani Lestaluhu melalui yang menyelesaikan umpan terobosan Alfin. Menit ke 69 Kabaev berhasil menambah butiran gol nya di Persija Jakarta. Anak - anak Jakarta tetap berusaha memborbardir pertahanan Persip sampai peluit pertandingan selesai.
Walaupun memenangkan pertandingan membuat Coach RD merasa belum puas dibabak pertama dan lumayan puas di babak ke 2.
"Babak pertama kita tidak berkembang, semua ragu - ragu untuk mengambil keputusan, cara presing di 1/3 lapangan tidak lakukan saya tidak tahu kenapa mungkin faktor kesibukan kita disini. Untuk babak ke 2 kita sudah mulai jalan, berbicara puas saya masih lumayan puas, memang banyak sekali skenario serangan yang kita buat dan cara pressing mereka lebih bagus tapi seharusnya kita bisa lebih dari ini." Ucap RD.
Masih belum memenuhi cara bermain yang di inginkan membuat membuat Rahmad Darmawan akan tetap mematangkan formasi yang diinginkan, terlebih lagi RD sudah menemukan gambaran pemain inti untuk ISL nanti.
"Semua hal yang berkaitan dengan organisasi tim bertahanan dan menyerang itu yang akan kita perbaiki sekarang ini agar lebih disipilin, tugas saya sekarang akan memperbaiki tim ini dengan sisa waktu 10 hari lagi di kompetisi sesungguhnya." Tuturnya.
"Kita ada dua format yang sering kita matangkan sekarang, 4-1-4-1 dengan 4-2-3-1 dengan opsi 1 striker itu yang sering kita olah. Berbicara pemain inti, saya sudah menemukan frame tim sesungguhnya." Ucap RD.
Pelatih Persip Pekalongan, Gatot Barnowo mengaku senang timnya dapat mencoba kekuatan Persija dan menilai Persija adalah tim tangguh.
"Bagus Persija, saya melihat dibabak kedua, mereka bermain ngotot namun dibabak pertama memang belum kelihatan sekali cara bermainnya tapi saya menilai dibabak ke dua baru yang asli." Ucap Gatot Barnowo.
Bermain didepan suporter Persip, Persija Jakarta disambut meriah warga Pekalongan yang antusias menonton pertandingan. Ini pertama kalinya Persip Pekalongan menghadapi Persija Jakarta.
Memainkan duet Rendy dan Andro dilini tengah ternyata masih belum mampu menembus pertahanan Persip. Usaha demi usaha terus dilancarkan punggawa Macan Kemayoran untuk merobek gawang Persip. Sedikit lengah di sektor pertahanan, membuat Persip berhasil memasukan bola melalui Syaiful Amar menit ke 31. Ketinggalan 1 gol membuat pasukan Ibukota terus melalukan tembakan namun sayang masih bisa dihalau barisan pertahanan Persip.
Awal babak kedua, Coach RD langsung mengganti 10 pemain dengan menyisakan Alfin yang masih diberi kesempatan bermain. Pergantian tersebut berjalan efektif dan membuat permainan Persija Jakarta lebih hidup.
Macan Kemayoran terus menyerang pertahanan Persip yang mulai melemah. Serangan tersebut berbuah gol menit ke 57 yang di cetak Ramdani Lestaluhu melalui yang menyelesaikan umpan terobosan Alfin. Menit ke 69 Kabaev berhasil menambah butiran gol nya di Persija Jakarta. Anak - anak Jakarta tetap berusaha memborbardir pertahanan Persip sampai peluit pertandingan selesai.
Walaupun memenangkan pertandingan membuat Coach RD merasa belum puas dibabak pertama dan lumayan puas di babak ke 2.
"Babak pertama kita tidak berkembang, semua ragu - ragu untuk mengambil keputusan, cara presing di 1/3 lapangan tidak lakukan saya tidak tahu kenapa mungkin faktor kesibukan kita disini. Untuk babak ke 2 kita sudah mulai jalan, berbicara puas saya masih lumayan puas, memang banyak sekali skenario serangan yang kita buat dan cara pressing mereka lebih bagus tapi seharusnya kita bisa lebih dari ini." Ucap RD.
Masih belum memenuhi cara bermain yang di inginkan membuat membuat Rahmad Darmawan akan tetap mematangkan formasi yang diinginkan, terlebih lagi RD sudah menemukan gambaran pemain inti untuk ISL nanti.
"Semua hal yang berkaitan dengan organisasi tim bertahanan dan menyerang itu yang akan kita perbaiki sekarang ini agar lebih disipilin, tugas saya sekarang akan memperbaiki tim ini dengan sisa waktu 10 hari lagi di kompetisi sesungguhnya." Tuturnya.
"Kita ada dua format yang sering kita matangkan sekarang, 4-1-4-1 dengan 4-2-3-1 dengan opsi 1 striker itu yang sering kita olah. Berbicara pemain inti, saya sudah menemukan frame tim sesungguhnya." Ucap RD.
Pelatih Persip Pekalongan, Gatot Barnowo mengaku senang timnya dapat mencoba kekuatan Persija dan menilai Persija adalah tim tangguh.
"Bagus Persija, saya melihat dibabak kedua, mereka bermain ngotot namun dibabak pertama memang belum kelihatan sekali cara bermainnya tapi saya menilai dibabak ke dua baru yang asli." Ucap Gatot Barnowo.
JakOnline – Setelah melewati proses Musyawarah Besar III, terpilihlah Richard Achmad Supriyanto sebagai ketua umum. Dalam menjalankan tugasnya, Richard sudah menentukan rekan-rekan untuk membantu dirinya dalam organisasi The Jakmania selama 3 tahun kedepan.
Berikut Susunan Kepengurusan The Jakmania 2015-2018
Ketua Umum. : Richard Achmad Supriyanto
Wakil Ketum. : Komarul Hajatt
Sekjend. : Febrianto
Bendum. : Suryadi
Ketua I. : Duto Pamungkas
Ketua II. : Alit Kustizjar
Ketua III. : Muhamad Ramdani
Ketua Umum. : Richard Achmad Supriyanto
Wakil Ketum. : Komarul Hajatt
Sekjend. : Febrianto
Bendum. : Suryadi
Ketua I. : Duto Pamungkas
Ketua II. : Alit Kustizjar
Ketua III. : Muhamad Ramdani
Kabid Kesekretariatan : Ingga Prawira
Kabid Tour & Tiketing. : Susanto
Kabid Keanggotaan. : Samsudin
Kabid Korlap. : Syarif Jesst
Kabid LitBang. : Eko Purnomo
Kabid Hukum, Advokasi Dan LBH. : Jeffri Ricardo
Kabid Infokom & Media : Diky Soewarno
Kabid SDM & Prestasi. : Guruh Tirtalunggana
Kabid Seni & Acara. : Deddy Bapuk
Kabid Kemitraan Lembaga : Muh. Rahmat
Kabid Marchendise. : …….
Kabid Ekonomi Kreatif. : Aberto Sillosa
Kabid Tour & Tiketing. : Susanto
Kabid Keanggotaan. : Samsudin
Kabid Korlap. : Syarif Jesst
Kabid LitBang. : Eko Purnomo
Kabid Hukum, Advokasi Dan LBH. : Jeffri Ricardo
Kabid Infokom & Media : Diky Soewarno
Kabid SDM & Prestasi. : Guruh Tirtalunggana
Kabid Seni & Acara. : Deddy Bapuk
Kabid Kemitraan Lembaga : Muh. Rahmat
Kabid Marchendise. : …….
Kabid Ekonomi Kreatif. : Aberto Sillosa
Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Rahmat Darmawan menilai sosok Greg Nwokolo sangatlah penting untuk mengisi skema yang digunakannya dalam menjalani pertandingan di Indonesia Super League 2015. Apalagi Greg Nwokolo selalu mengikuti kemana pun pelatih yang disapa RD ini berlabuh.
Jadinya mantan Pelatih Persebaya ini sudah mengenal karakter pemain yang sudah dinaturalisasikan oleh Indonesia. RD menyebutkan sangat menguntungkan bila ada sosok Greg didalam timnya.
"Greg merupakan striker tipikal yang berbeda dengan striker yang ada di Persija saat ini. Banyak opsi formasi yang bisa dilakukan bila ada Greg," seru RD ditemui seusai latihan di Lapangan Marko Brimob, Depok, Senin (2/2).
RD juga menambahkan adanya Greg bisa menambah variasi serangan yang ada di dalam kubu Macan Kemayoran. Patut kita ketahui, ia baru menurunkan Greg sekali dalam laga uji coba saat bertemu Gamba Osaka, Sabtu (24/1) yang lalu.
"Masuknya Greg juga menambah opsi permainan. Kita biasa memainkan dua striker atau satu striker kabayev dan Bepe secara bergantian. Dengan adanya Greg variasi serangan akan terjadi," tambahnya.
JakOnline – Kompetisi ISL 2014/2015 memang belum dibunyikan kick off-nya, Persija memanfaatkan waktu persiapan dengan menggelar berbagai ujicoba. Kali ini, PSIS yang akan menjadi lawan tanding Persija dalam pertandingan yang dilaksanakan 7/2 di Stadion Jatidiri, Semarang.
Meskipun berlabel laga ujicoba tidak menyurutkan The Jakmania untuk langsung memberikan dukungan untuk tim kebanggaannya dengan melakukan perjalanan tur tandang. Beberapa dari Oren Outsiders yang secara wilayah berdekatan dengan Semarang tidak ingin melewatkan kesempatan ini untuk bisa hadir di Jatidiri.
Sebut saja Jakmania Blora yang membuka Tur Semarang, “Karena banyak anggota kami yang masih sekolah dan akan menghadapi Try Out, kami berangkat ke Semarang menggunakan satu mobil elf,”ungkap Wijaya dari Jak Blora saat dihubungi JakOnline
Antusias yang lebih justru datang dari Wonosobo, The Jakmania di kaki gunung dieng ini awalnya hanya menyiapkan satu mobil elf dengan kapasitas 17 orang. Namun disaat pendaftaran masih dibuka, yang ikut terus bertambah. Oleh karena itu kita akan menyiapkan kendaraan lebih besar lagi untuk mengakomodir, tutur Bagus, koordinator Tur Semarang dari Jak Wonosobo.
Sementara itu dari Ibukota, Ketua Umum The Jakmania Richard Achmad mengatakan pengurus pusat The Jakmania akan mengadakan Tur Semarang, saat ini masih dalam proses, secepatnya akan kami rilis.
Selain dari kepengurusan The Jakmania, beberapa korwil sudah merancang untuk memberangkatkan pasukannya menuju Semarang, Korwil Garis Keras misalnya, membuka pendaftaran dengan biaya Rp. 200.000 sudah termasuk transportasi menggunakan bis dan tiket pertandingan. Dengan hitungan yang sama, Jakmania South Tangerang melaksanakan Tur Semarang.
Berikut JakOnline menghimpun rencana The Jakmania Tur Semarang :
Jakmania Blora : Biaya Rp. 100.000,- (Transportasi + Tiket Pertandingan) Kontak Person : Wijaya 08992620897
Jakmania Kendal : Biaya Rp.50.000,- (Transportasi Bis + Tiket Pertandingan) Kontak Person : Haris 087700626704
Jakmania Banjarnegara : Biaya Rp 100.000,- (Transportasi + Tiket Pertandingan ) Kontak Person : Afif : 08986781406), Dion_ 085726197754)
Jakmania Korwil Garis Keras : Biaya Rp 200.000,- (Transportasi Bis + Tiket Pertandingan) Kontak Person : 085962514615
Jakmania Korwil South Tangerang : Biaya Rp. 200.000,- (Transportasi Bis + Tiket Pertandingan)
Jakmania Kendal : Biaya Rp.50.000,- (Transportasi Bis + Tiket Pertandingan) Kontak Person : Haris 087700626704
Jakmania Banjarnegara : Biaya Rp 100.000,- (Transportasi + Tiket Pertandingan ) Kontak Person : Afif : 08986781406), Dion_ 085726197754)
Jakmania Korwil Garis Keras : Biaya Rp 200.000,- (Transportasi Bis + Tiket Pertandingan) Kontak Person : 085962514615
Jakmania Korwil South Tangerang : Biaya Rp. 200.000,- (Transportasi Bis + Tiket Pertandingan)
Note : Jika ada yang menginformasikan Rencana Tur Semarang, bisa email ke redaksi@jakonline.net
JakOnline – Sebuah proses demokrasi telah
berlangsung dalam sebuah organisasi supporter yang bisa dibilang salah
satu yang terbesar di Indonesia, The Jakmania. Dengan memiliki anggota
terdaftar kurang lebih 70ribu, 56 korwil sampai saat ini dan ditambah
dengan simpatisan yang jumlahnya mungkin sama banyaknya.
Layaknya sebuah organisasi, proses pengkaderan dibutuhkan. Karena sebaik-baiknya organisasi mampu melahirkan generasi yang tidak terputus pada satu periode waktu. Bertempat di ballroom Hotel M City, Jakarta Pusat, 17/1 telah terselenggarakan Mubes The Jakmania III
Berawal dari maju nya 6 orang calon Ketua Umum The Jakmania, yakni. Larico Ranggamone (Ayah Riko) sebagai Ketua incumbent, Richard Achmad Supriyanto, Muhammad Ramdani, Irlan, Agus Prasetyo (Joey) dan Rachmat Beckharian (Lukha). Kemudian berdasarkan Muswil (Musyawarah Korwil) tiga nama yang dituliskan pertama kemudian maju dalam Mubes The Jak.
Setelah melewati dua putaran pemilihan, Richard Achmad Supriyanto terpilih sebagai Ketua Umum The Jakmania periode 2014-2017. Sekaligus menandakan berakhirnya jabatan Ayah Riko yang sudah menjabat selama dua periode sebelumnya.
“Pekerjaan pertama saya sebagai Ketum adalah ingin melakukan pembenahan kesekretariatan di dalam The Jakmania. Terutama memperjuangkan lokasi Sekretariat The Jakmania pasca tidak lagi menempati Stadion Lebak Bulus yang akan digusur. Dirinya mengisyaratkan markas besar The Jak nantinya akan diupayakan berada di tengah kota, ungkap Richard Achmad kepada JakOnline.
Sedikit flashback kebelakang, terhitung sejak pertama kali berdiri tahun 1997, The Jakmania sudah menghasilkan regenerasi Ketua sebanyak 5 kali. Sebuah proses yang dinamis dalam sebuah organisasi supporter sepakbola. Maju Terus The Jakmania, untuk Persija, Sepakbola Jakarta, dan Indonesia! #Kam17akmania
Layaknya sebuah organisasi, proses pengkaderan dibutuhkan. Karena sebaik-baiknya organisasi mampu melahirkan generasi yang tidak terputus pada satu periode waktu. Bertempat di ballroom Hotel M City, Jakarta Pusat, 17/1 telah terselenggarakan Mubes The Jakmania III
Berawal dari maju nya 6 orang calon Ketua Umum The Jakmania, yakni. Larico Ranggamone (Ayah Riko) sebagai Ketua incumbent, Richard Achmad Supriyanto, Muhammad Ramdani, Irlan, Agus Prasetyo (Joey) dan Rachmat Beckharian (Lukha). Kemudian berdasarkan Muswil (Musyawarah Korwil) tiga nama yang dituliskan pertama kemudian maju dalam Mubes The Jak.
Setelah melewati dua putaran pemilihan, Richard Achmad Supriyanto terpilih sebagai Ketua Umum The Jakmania periode 2014-2017. Sekaligus menandakan berakhirnya jabatan Ayah Riko yang sudah menjabat selama dua periode sebelumnya.
“Pekerjaan pertama saya sebagai Ketum adalah ingin melakukan pembenahan kesekretariatan di dalam The Jakmania. Terutama memperjuangkan lokasi Sekretariat The Jakmania pasca tidak lagi menempati Stadion Lebak Bulus yang akan digusur. Dirinya mengisyaratkan markas besar The Jak nantinya akan diupayakan berada di tengah kota, ungkap Richard Achmad kepada JakOnline.
Sedikit flashback kebelakang, terhitung sejak pertama kali berdiri tahun 1997, The Jakmania sudah menghasilkan regenerasi Ketua sebanyak 5 kali. Sebuah proses yang dinamis dalam sebuah organisasi supporter sepakbola. Maju Terus The Jakmania, untuk Persija, Sepakbola Jakarta, dan Indonesia! #Kam17akmania
JakOnline - Mental Jakarta, mungkin kalimat ini
masih asing ditelinga sebagaian orang. Makna yang terkandung pun masih
dipertanyakan. Lantas apakah makna “Mental Jakarta” yang belakangan ini
sering disebut para pencinta Persija? Setiap orang pastinya memiliki
persepsi masing-masing, maka saya mencoba memaknai kalimat ini dengan
pandangan saya.
Mental Jakarta mungkin sebutan atas gambaran hirup-pikuk kehidupan Ibu Kota. Seolah kota yang tak pernah tidur dari kegiatannya. Dipagi hari yang buta suara klakson sudah berbunyi dari berbagai penjuru tempat, tak lama kemudian jalan raya Ibukota pun sesak padat oleh kendaraan. Para pekerja berlomba menaiki kendaraan umum, sementara supir dan kenek tak mau kalah satu sama lain menaiki penumpang yang tak jarang dapat di temui disembarang tempat. Belum lagi jika hujan turun, genangan air atau pohon tumbang akan menjadi pekerjaan tambahan luar biasa. Maka tergambar sudah mental Jakarta di pagi hari. Dan hal yang sama kembali dijumpai pada sore menjelang malam, disaat sebagian orang justru baru memulai hidupnya. Ya, mereka baru saja akan bersiap melakukan aktifitasnya mengarungi kerasnya Ibukota.
Jakarta, kota ini seolah menyimpan sebuah janji bagi siapapun. Tingkat urbanisasi di kota ini cukup tinggi sehingga membuat kita tak jarang bertemu orang sekitar dengan logat bahasa yang beragam. Tingginya tingkat urbanisasi tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja, maka tak jarang kita temui kasus kejahatan yang alasannya sama, untuk menyambung hidup di Ibukota. Atau mereka yang memanfaatkan kolong jembatan untuk tempat tinggalnya, dan memanfaatkan anak kecilnya untuk mendapatkan belas kasihan dilampu merah. Sekeras itu kah mental Jakarta sehingga mereka rela baku hantam dan tetesan darah yang keluar demi sebuah tempat yang mereka sebut “uang dan kekuasaan”?
Hal diatas adalah gambaran kecil dari semua yang tersedia didalam Ibu Kota.
Mental Jakarta mungkin mengajarkan “Kamu gak boleh cengeng, kamu harus kuat, kamu bisa melewati semua ini. Jakarta memang terlihat “keras”, tapi dibalik itu ada sebuah bentuk solidaritas yang tidak pernah terputus.
Tepat satu minggu yang lalu, peristiwa memilukan terjadi dan menimpa salah satu rekan Jakmania Cikampek bernama Yoga. Kecaman, kekecewaan, amarah, datang dari berbagai pihak. Darah yang keluar dan luka yang membekas lagi-lagi dari teman-teman Oren Outsider.
Bagi para outsider bukan perkara mudah melakukan perjalanan ke Jakarta disaat Persija bertanding. Hujan yang turun bukan hanya air tapi terkadang benda keras yang tak jarang melukai. Keringat yang keluar bukan lagi bening, ia bisa saja berwarna merah. Tapi mereka tidak pernah mengadu secara berlebihan di media sosial apalagi kepada petinggi daerah.
Korban jatuh dalam perjalanan, mungkin ini bagian dari resiko. Namun sampai kapan resiko itu bertebus nyawa? Hampir 3 tahun saya sempat merasakan “perjalanan” outsider. Jujur saja menjadi outsider itu tidak mudah. Selain segala hal yang bisa terjdi dalam perjalanan, biaya perjalanan yang dikelurkan untuk menyewa kendaraan, membeli tiket, dan belum lagi jika kendaraan yang disewa mengalami kerusakan, mau tidak mau ya harus menggantinya.
Jika dipikir dengan logika, mungkin ini adalah sebuah tindakan konyol. Ya konyol, karena yang di Jakarta saja belum sepenuhnya mendukung Persija, sementara itu dari luar daerah rela datang ke Ibu Kota mendukung Persija kembali pulang. Mungkin ini yang dikatakan cinta, ini praktek dari ucapan cinta tak butuh alasan dan logika.
Tetap semangat outsider.
Ditempa serupa mental Jakarta. Ditempa dengan rasa sakit, air mata, kecewa yang diterima tapi ini semua melatih kita untuk lebih kuat dan lebih Persija. Bukan menjadi lemah, cengeng, atau angkuh ketika kembali ke daerah asal. Tapi kedewasaan menjalani kehidupan yang tak selalu aman.
Mental Jakarta mungkin sebutan atas gambaran hirup-pikuk kehidupan Ibu Kota. Seolah kota yang tak pernah tidur dari kegiatannya. Dipagi hari yang buta suara klakson sudah berbunyi dari berbagai penjuru tempat, tak lama kemudian jalan raya Ibukota pun sesak padat oleh kendaraan. Para pekerja berlomba menaiki kendaraan umum, sementara supir dan kenek tak mau kalah satu sama lain menaiki penumpang yang tak jarang dapat di temui disembarang tempat. Belum lagi jika hujan turun, genangan air atau pohon tumbang akan menjadi pekerjaan tambahan luar biasa. Maka tergambar sudah mental Jakarta di pagi hari. Dan hal yang sama kembali dijumpai pada sore menjelang malam, disaat sebagian orang justru baru memulai hidupnya. Ya, mereka baru saja akan bersiap melakukan aktifitasnya mengarungi kerasnya Ibukota.
Jakarta, kota ini seolah menyimpan sebuah janji bagi siapapun. Tingkat urbanisasi di kota ini cukup tinggi sehingga membuat kita tak jarang bertemu orang sekitar dengan logat bahasa yang beragam. Tingginya tingkat urbanisasi tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja, maka tak jarang kita temui kasus kejahatan yang alasannya sama, untuk menyambung hidup di Ibukota. Atau mereka yang memanfaatkan kolong jembatan untuk tempat tinggalnya, dan memanfaatkan anak kecilnya untuk mendapatkan belas kasihan dilampu merah. Sekeras itu kah mental Jakarta sehingga mereka rela baku hantam dan tetesan darah yang keluar demi sebuah tempat yang mereka sebut “uang dan kekuasaan”?
Hal diatas adalah gambaran kecil dari semua yang tersedia didalam Ibu Kota.
Mental Jakarta mungkin mengajarkan “Kamu gak boleh cengeng, kamu harus kuat, kamu bisa melewati semua ini. Jakarta memang terlihat “keras”, tapi dibalik itu ada sebuah bentuk solidaritas yang tidak pernah terputus.
Tepat satu minggu yang lalu, peristiwa memilukan terjadi dan menimpa salah satu rekan Jakmania Cikampek bernama Yoga. Kecaman, kekecewaan, amarah, datang dari berbagai pihak. Darah yang keluar dan luka yang membekas lagi-lagi dari teman-teman Oren Outsider.
Bagi para outsider bukan perkara mudah melakukan perjalanan ke Jakarta disaat Persija bertanding. Hujan yang turun bukan hanya air tapi terkadang benda keras yang tak jarang melukai. Keringat yang keluar bukan lagi bening, ia bisa saja berwarna merah. Tapi mereka tidak pernah mengadu secara berlebihan di media sosial apalagi kepada petinggi daerah.
Korban jatuh dalam perjalanan, mungkin ini bagian dari resiko. Namun sampai kapan resiko itu bertebus nyawa? Hampir 3 tahun saya sempat merasakan “perjalanan” outsider. Jujur saja menjadi outsider itu tidak mudah. Selain segala hal yang bisa terjdi dalam perjalanan, biaya perjalanan yang dikelurkan untuk menyewa kendaraan, membeli tiket, dan belum lagi jika kendaraan yang disewa mengalami kerusakan, mau tidak mau ya harus menggantinya.
Jika dipikir dengan logika, mungkin ini adalah sebuah tindakan konyol. Ya konyol, karena yang di Jakarta saja belum sepenuhnya mendukung Persija, sementara itu dari luar daerah rela datang ke Ibu Kota mendukung Persija kembali pulang. Mungkin ini yang dikatakan cinta, ini praktek dari ucapan cinta tak butuh alasan dan logika.
Tetap semangat outsider.
Ditempa serupa mental Jakarta. Ditempa dengan rasa sakit, air mata, kecewa yang diterima tapi ini semua melatih kita untuk lebih kuat dan lebih Persija. Bukan menjadi lemah, cengeng, atau angkuh ketika kembali ke daerah asal. Tapi kedewasaan menjalani kehidupan yang tak selalu aman.
Popular posts
-
JakOnline – Di setiap akhir tahun, atau tepatnya di bulan Desember, organisasi suporter Persija The Jakmania selalu disibukan dengan be...
-
Informasi pribadi Nama lengkap Feri Komul Tanggal lahir 1 Maret 1987 (umur 27) Tempat lahir Lhokseumawe , Indonesia Ti...
-
JakOnline – Setelah sempat mengelar latihan 4 hari (23-27 Juni) Persija kembali meliburkan armadanya. Latihan di bulan Ramadhan diagend...
-
JakOnline - Ajax Amsterdam berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-0 lewat gol yang di...
-
JakOnline - Persija Jakarta bertekad melampiaskan ambisinya yang hanya meraih satu poin dari tur Jawa Timur. Oleh karenanya, saat menjam...
-
JakOnline- Kontra Persita Tangerang (12/6) di Stadion Sultan Agung Bantul, Macan Kemayoran julukan Persija Jakarta mengamuk. Laga terak...
-
Informasi pribadi Nama lengkap Fabiano Da Rosa Beltrame Tanggal lahir 29 Agustus 1982 (umur 31) Tempat lahir Foz do Igua...
-
Ivan Bošnjak ( pengucapan bahasa Serbo-Kroasia: [ˈiʋan ˈbɔʃɲak] , (lahir 6 Juni 1979 ; umur 34 tahun) adalah seorang pemain sepak bo...
-
Tim Ibukota Persija Jakarta resmi mendapatkan pemain naturalisasi, Stefano Lilipaly. Penandatanganan kontrak pemain yang pernah bermain d...
-
JakOnline - 22 Juni, Kota Jakarta akan merayakan hari kelahirannya. Sudah tidak muda lagi, namun begitu banyak kisah dan cerita telah t...










.jpg)













