JakOnline - Kekhawatiran Persija tidak dapat menggunakan SUGBK dalam laga kandang dalam kompetisi ISL 2013/2014 tidak sepenuhnya terbukti.
Hal ini seperti diutarakan Tubani Kepala Unit 1 SUGBK saat
dihubungi JakOnline 29/1. “Sejauh ini Persija masih dapat menggunakan
SUGBK sebagai homebase mereka untuk kompetisi musim depan.”
“Tidak ada jadwal bentrok dengan kegiatan lain dalam draft
jadwal yang sudah dikeluarkan PT.Liga Indonesia. Namun diakuinya
keterlambatan regulator dalam merilis jadwal bisa saja mempersulit
Persija bermain di SUGBK, tambahnya.
Bahkan jadwal kerap kali berubah, waktu kick off awal
kompetisi saja mundur. Tentu saja ini kembali lagi ke PT.LI untuk bisa
lebih konsisten menyusun dan menjalankan jadwal yang telah ditentukan,
papar Tubani
Ketika JakOnline konfirmasi beberapa jadwal (kurang lebih
ada 9 pertandingan) yang rawan untuk Persija tidak bisa menggunakan
SUGBK, Tubani berujar “Aman, sudah saya kroscek sebelumnya.”
Momok partai usiran laga kandang memang menjadi faktor yang
kerap kali bisa menjegal Persija. Saat musim 2010/2011 misalnya, kala
itu Persija juga ditangani Rahmad Darmawan.
Partai kandang yang seharusnya bisa dimaksimalkan untuk
meraih kemenangan malah terganggu. Hasilnya, Persija gagal mendulang
poin penuh saat menjalankan partai usiran.
Selain mengalami kerugian finansial karena tidak dapat
secara maksimal meraup pendapatan dari tiket. Laga usiran juga
berpengaruh terhadap dukungan suporter yang jumlahnya pasti tidak
sebanyak saat bermain di SUGBK.


