JakOnline - Keberangkatan The Jakmania ke Bandung (8/5) dalam rangka untuk mendukung Persija saat tandang ke Jalak Harupat masih menyisakan sebuah cerita. Seperti yang sudah diketahui bersama, hubungan The Jakmania suporter dari Persija dan Bobotoh / Viking suporter dari Persib memang terkenal dengan konflik yang terjadi dari masa lalu.
Belum lama ini, kedua suporter fanatik ini dipertemukan di Bogor dalam rangka menjalin sebuah asa perdamaian antara kedua sporter. Dihadiri dari perwakilan kedua suporter tercapailah sebuah Islah, dalam pertemuan itu disepakati beberapa poin dan serta membuka jalan agar The Jakmania bisa hadir langsung ke Bandung sebagai langkah awal dari Islah yang telah terjadi.
Seperti yang diungkapkan Ketua Umum The Jakmania, Larico Ranggamone, “Keberangkatan kami ke Bandung berlandaskan dari Islah dan penandatanganan kesepakatan di Polres Bogor, yang selain disaksikan perwakilan klub dan suporter kedua klub juga dihadiri oleh Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat.
Namun yang terjadi, dalam perjalanan sekitar 25 Bis yang membawa rombongan The Jakmania dari Stadion Lebak Bulus mendapat kendala saat di perjalanan ketika berangkat menuju Stadion Jalak Harupat, Bandung. Rombongan di hentikan dan diserang oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Tercatat sebanyak 14 bis yang membawa rombongan The Jakmania dirusak, tidak hanya itu beberapa anggota The Jakmania menjadi korban salah satu diantaranya dari Korwil Pondok Ungu mengalami luka tembak dan langsung dilarikan ke RS Katamso, Cikarang.
”Serangan kemarin adalah serangan dari suporter lawan dan pihak kepolisian. Bahkan beberapa anggota polisi yang menyerang meneriakan bahwa mereka viking” tutup Larico Ranggamone. (Dewa/Zani-JO)

Leave a Reply