JakOnline- Jelang menghadapi Ajax Amsterdam (11/5) di Stadion Utama Gelora Bung
Karno, Persija mempersiapkan skuad terbaiknya. Macan Kemayoran Julukan
Persija Jakarta akan mentargetkan kemenangan dilaga tersebut. Laga ini
sebagai laga menimba ilmu bagi Persija Jakarta.
Persija Jakarta yang mendapat kesempatan melawan tim raksasa asal belanda Ajax Amsterdam tidak mau meninggalkan kesempatan emas ini. Selain sebagai pertandingan melawan tim besar, Persija menganggap pertandingan ini sebagai ajang menimba ilmu agar bisa tampil lebih maksimal di ISL putaran kedua. Ismed Sofyan dan kawan-kawan akan menargetkan kemenangan dalam pertandingan tersebut. Sebelumnya Persija sudah pernah bertemu Ajax pada tahun 1975 dengan skor sama kuat 1-1.Gol Persija yang dicetak oleh Risidianto dan dibalas 3 menit kemudian oleh Jhony Rep yang membuat hasil sama kuat.
” Ajax merupakan salah satu tim kuat asal Eropa. Dia adalah tim pencetak pemain bola Eropa. Ajax tidak pernah Finish di bawah papan tengah. Dilaga ini kemenangan pasti menjadi target. Masalah gol kita belum bisa prediksi, Ajax adalah tim besar”tutur Blitz Tarigan
Lanjut Blitz ”Ajax pasti bermain menyerang, kita akan bermain bertahan. Tapi bukan berarti kita tidak menyerang. Kita juga akan mencoba dua pemain baru asal Mali. Kita lihat kontribusi mereka”
Dilaga nanti Persija akan memaikan semua pemainnya. Menurut Blitz Persija masih memiliki banyak kekurangan. Masih banyak hal yang harus dibenahi oleh Macan Kemayoran. Oleh karena itu kesempatan kali ini adalah kesempatan terbaik untuk membenahi tim untuk tampil di putaran kedua ISL nanti.
Senada dengan Blitz, pelatih kepala Benny Dollo menambahkan ”Strategi bertahan kemungkinan akan kami terapkan ketika melawan Ajax, bahkan bukan tidak mungkin kami akan menaruh banyak pemain di lini pertahanan, kami tentu melihat lawan yang akan dihadapi terkait dengan strategi yang akan diterapkan
”Parkir Bus” istilah yang sering digunakan, ”Mourinho saja menerapkan strategi tersebut tidak ada yang permasalahkan, begitu pula dengan Bendol ketika mengaplikasikan untuk anak asuhnya, tuturnya seraya tertawa kecil. (Dewa/Zani-JO)
Persija Jakarta yang mendapat kesempatan melawan tim raksasa asal belanda Ajax Amsterdam tidak mau meninggalkan kesempatan emas ini. Selain sebagai pertandingan melawan tim besar, Persija menganggap pertandingan ini sebagai ajang menimba ilmu agar bisa tampil lebih maksimal di ISL putaran kedua. Ismed Sofyan dan kawan-kawan akan menargetkan kemenangan dalam pertandingan tersebut. Sebelumnya Persija sudah pernah bertemu Ajax pada tahun 1975 dengan skor sama kuat 1-1.Gol Persija yang dicetak oleh Risidianto dan dibalas 3 menit kemudian oleh Jhony Rep yang membuat hasil sama kuat.
” Ajax merupakan salah satu tim kuat asal Eropa. Dia adalah tim pencetak pemain bola Eropa. Ajax tidak pernah Finish di bawah papan tengah. Dilaga ini kemenangan pasti menjadi target. Masalah gol kita belum bisa prediksi, Ajax adalah tim besar”tutur Blitz Tarigan
Lanjut Blitz ”Ajax pasti bermain menyerang, kita akan bermain bertahan. Tapi bukan berarti kita tidak menyerang. Kita juga akan mencoba dua pemain baru asal Mali. Kita lihat kontribusi mereka”
Dilaga nanti Persija akan memaikan semua pemainnya. Menurut Blitz Persija masih memiliki banyak kekurangan. Masih banyak hal yang harus dibenahi oleh Macan Kemayoran. Oleh karena itu kesempatan kali ini adalah kesempatan terbaik untuk membenahi tim untuk tampil di putaran kedua ISL nanti.
Senada dengan Blitz, pelatih kepala Benny Dollo menambahkan ”Strategi bertahan kemungkinan akan kami terapkan ketika melawan Ajax, bahkan bukan tidak mungkin kami akan menaruh banyak pemain di lini pertahanan, kami tentu melihat lawan yang akan dihadapi terkait dengan strategi yang akan diterapkan
”Parkir Bus” istilah yang sering digunakan, ”Mourinho saja menerapkan strategi tersebut tidak ada yang permasalahkan, begitu pula dengan Bendol ketika mengaplikasikan untuk anak asuhnya, tuturnya seraya tertawa kecil. (Dewa/Zani-JO)


